Mendikdasmen: Anak Muda Sekarang Semakin Jauh Dari Agama dan Rapuh Mentalnya

Mendikdasmen: Anak Muda Sekarang Semakin Jauh Dari Agama dan Rapuh Mentalnya
Mendikdasmen Abdul Mu'ti (foto:Desmawati/Spektroom).

Tanjungpinang- Spektroom : Indonesia pengguna internet terbesar di dunia, sekitar tujuh jam lebih 30 menit berselancar di internet termasuk generasi muda.

Penggunaan moderat dapat meningkatkan keterampilan, sementara penggunaan yang berlebihan dapat merusak pola tidur, tidak focus, dan interaksi tatap muka.

Menteri Pndidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti ketika menghadiri acara Muhamadiyah menerima wakaf dari Masyarkat Batam meyakinkan kepada masyarakat, harus bisa meninggalkan keturunan yang kuat, baik iman maupun mentalnya.

“Orang mukmin yang kuat memiliki komitmen yang teguh dan memiliki akidah yang kuat lebih baik dan di cintai oleh Allah SWT dari pada orang mukmin yang lemah imannya,” jelas Mendikdasmen, Rabu (13/5/2026).

Menurut Menteri anak anak muda sekarang semakin jauh dari Agama karena kurang mendapat perhatian dan pendampingan orang tua dan kecendrungan berlebihan penggunaan internet dan berguru pada media sosial.

“Dari berbagai penelitian mereka yang menggunakan media sosial yang berlebihan dan tanpa pendampingan serta bimbingan orang tua, mental mereka rapuh dan selalu tidak focus,” ungkap Menteri.

Menteri berpesan kepada seluruh orang tua siap generasi yang kuat dan tangguh dan mengharapkan siswa belajar sungguh sungguh dan semangat karena kalian adalah harapan kami untuk menjadi persyarikatan dari umat dan kader bangsa.

“Generasi yang memliki ilmu yang luas dan kuat akidahya serta kuat fisik, insyallah akan menjadi pemimpin masa depan yang kuat, tangguh, memiliki iman dan bertaqwa,” harap Menteri mengakhiri.

Ketua Pimpinan Wilyah Muhamdiyah Kepri Huzaifa Dadang AC(Foto Desmawati)

Sementara Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Kepri Huzaifa Dadang AG mengusulkan kepada pemerintah melalui Mendiknasmen untuk membangun laboratorium di Pondok Pesanten (Ponpes) Mafaza Batam.

“Kami sangat mendukung jika pemerintah dapat melengkapi Pondok Pesanteren dengan pembsangunan laboratorium sebagai cikal bakal Pesantren Asean kedepannya,” ungkap Dadang.

Berita terkait

RSUP Prof Dr.I.G.N.G Ngoerah Bali jadi Wahana Pembelajaran Mahasiswa Program Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Megarezky Makassar

RSUP Prof Dr.I.G.N.G Ngoerah Bali jadi Wahana Pembelajaran Mahasiswa Program Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Megarezky Makassar

Makassar - Spektroom : Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Megarezky melaksanakan kegiatan Residensi II di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk memahami tata kelola dan manajemen rumah sakit berbasis mutu serta akreditasi. Dalam Rilis yang diterima Senin (25/

Yahya Patta, Bian Pamungkas
Lima Raperda Prakarsa DPRD NTB Jadi Jawaban Persoalan Sosial dan Ekonomi Daerah

Lima Raperda Prakarsa DPRD NTB Jadi Jawaban Persoalan Sosial dan Ekonomi Daerah

Mataram-Spektroom : Pemprov NTB menyatakan dukungan terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) prakarsa DPRD NTB yang dinilai penting untuk menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi hingga tata kelola pemerintahan di daerah. Lima Raperda tersebut meliputi perubahan Perda tentang Bale Mediasi, perlindungan dan pemberdayaan petani, pencegahan pinjaman online ilegal dan judi online, sumbangan

Marsam Putrangga, Julianto