Menembus Bukit dan Jalan Rusak, Tim JHL Foundation Datangi Warga Flores Bawa Bantuan

Menembus Bukit dan Jalan Rusak, Tim JHL Foundation Datangi Warga Flores Bawa Bantuan
Tim Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) berikan paket bantuan disalurkan bagi warga terdampak gempa di Flores. (Foto: Humas).

Jakarta – Spektroom: Dari pagi hingga petang, tim Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) kembali menyusuri wilayah terdampak gempa di Flores. Bukit, jalan berbatu, tanjakan curam, hingga jalur yang belum mereka kenal menjadi bagian dari perjalanan hari ketujuh misi kemanusiaan tersebut.

Bagi tim JHL Foundation, perjalanan panjang itu bukan sekadar perpindahan dari satu titik ke titik lainnya. Di ujung jalan-jalan sulit tersebut, ada warga yang masih membutuhkan bantuan.

Pada Kamis (27/8 ya) sebanyak 70 paket bantuan kembali disalurkan kepada masyarakat di enam desa dan wilayah di Kabupaten Manggarai. Bantuan menjangkau Desa Lendak, Dusun Nanu, dan Kampung Timbu di Kecamatan Cibal Barat; Desa Bajak serta Dusun Rujung di Desa Ruis, Kecamatan Reok; Desa Golowatu di Kecamatan Wae Ri’i; hingga Kelurahan Bangka Nekang di Kecamatan Langke Rembong.

Salah satu perjalanan yang meninggalkan kesan tersendiri adalah ketika tim menuju Desa Bajak, Kecamatan Reok. Dampak gempa masih terlihat jelas di wilayah tersebut.

Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian di antaranya telah hancur. Kondisi itu membuat kebutuhan terhadap bantuan dasar masih sangat tinggi.

Medan berat pun tidak menjadi alasan untuk menghentikan perjalanan. Justru wilayah dengan akses yang sulit menjadi perhatian, karena masyarakat yang tinggal di sana memiliki keterbatasan untuk menjangkau pusat-pusat bantuan.

Perjalanan hari itu dimulai dari Desa Lendak dan Dusun Nanu di Kecamatan Cibal Barat. Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke Kampung Timbu sebelum bergerak menuju wilayah Reok.

Setelah itu, perjalanan kembali berlanjut ke Golowatu dan Bangka Nekang. Bahkan sehari sebelumnya, pada malam 26 Agustus, tim masih bergerak menyalurkan bantuan di Jalan Kemuning Atas, Kelurahan Batu, Manggarai.

Selama tujuh hari perjalanan, JHL Foundation telah menyusuri berbagai wilayah terdampak di Manggarai Barat, Manggarai, hingga Manggarai Timur. Seluruh rangkaian bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan senilai Rp1,3 miliar yang disiapkan JHL Foundation bagi masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan menuju wilayah-wilayah pelosok merupakan bagian penting dari misi kemanusiaan yang dijalankan.

“Warga yang kami datangi tidak punya pilihan untuk meninggalkan kondisi mereka begitu saja. Karena itu kami memilih datang kepada mereka, sejauh apa pun jalannya,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jum'at (28/8/2026).


“Kami ingin bantuan ini sampai kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami tidak hanya menunggu di satu tempat. Kami berjalan, bertanya, masuk ke kampung-kampung, dan melihat sendiri keadaan masyarakat,” ungkapnya.





Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti