Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih
Lapak pedagang musiman di Mimika Papua Tengah(foto: Tony Teniwut)

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya.

Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih, memanfaatkan momen kemerdekaan RI yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus untuk mencari rezeki.

“Alhamdulillah sudah sedikit-sedikit lah, karena memang belum waktunya, ini kan baru mau masuk Agustus,” ujar Gunawan di lapak dagang miliknya yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat,31 Juli 2026.

Ia berharap aturan Pemerintah Kabupaten Mimika menganjurkan setiap warga mengibarkan bendera Merah Putih, karena sangat membantunya menjual dagangannya.

"Mudah-mudahan bisa habis, karena kita datang langsung dari Jawa Barat, setiap tahun jualan (di Mimika), bendera, kan musiman toh,” katanya.

Selain menjual pernak-pernik seperti gantungan ketupat berwarna merah putih, bendera kecil yang bisa di pasang di spion sepeda motor, ia juga menjual bendera Merah Putih berukuran 90 cm hingga 180 cm, yang di jual dengan harga Rp35.000 sampai dengan Rp80.000.

Sedangkan Fauzi yang juga berasal dari Jawa Barat , juga memanfaatkan peringatan hari kemerdekaan untuk mencari pundi-pundi rezeki. Fauzi yang berdagang di sebelah Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika menyebut, jika penjualan bendera di kota Mimika masih sepi pembeli.

“Karena belum memasuki Agustus jadi masih belum ramai, karena belum hari H (17 Agustus). Paling satu-dua bendera saja sehari, tapi kalau buat makan ada lah,” ungkapnya.

Ia menjual bendera dengan berbagai ukuran, termasuk umbul-umbul khusus untuk acara resmi.

"Jadi kita jual dari harga Rp5.000 sampai Rp500.000 ada,” kata Fauzi yang baru berjualan 2 pekan ini,tutur Fauzi.

Sebagian barang dagangannya, dibawa dari Bandung dan sebagiannya lagi dari Sorong tempat dimana saat ini bertempat tinggal disana.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto