Menjaga Sehat dengan Persaudaraan, Lansia Prolanis Perkasa Menikmati Wisata Bersama

Menjaga Sehat dengan Persaudaraan, Lansia Prolanis Perkasa Menikmati Wisata Bersama
Walau usia sudah tidak muda lagi, namun kebahagiaan seperti anak muda. ( Foto : ye Bambang).

Semarang - Spektroom : Suasana Sabtu (18/7/2026) pagi terasa berbeda bagi puluhan lansia peserta Prolanis Perkasa. Bukan hanya agenda pemeriksaan kesehatan atau senam rutin, kali ini mereka mengisi hari dengan berwisata bersama menyusuri sejumlah destinasi di Jawa Tengah.

Tawa dan canda mengiringi perjalanan menuju Pasar Gede Surakarta, Rowo Jombor di Klaten, hingga Benteng Pendem Ambarawa.
Bagi mereka, perjalanan ini bukan sekadar rekreasi. Di balik setiap langkah dan kebersamaan, tersimpan semangat untuk tetap sehat meski hidup berdampingan dengan penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

Ketua Prolanis Perkasa, Budiman, mengatakan kegiatan wisata bersama menjadi salah satu cara mempererat tali persaudaraan antar anggota. Menurutnya, kebersamaan mampu menghadirkan semangat hidup yang berdampak positif bagi kesehatan para lansia.

Sejak berdiri, Prolanis Perkasa telah memiliki sekitar 200 anggota. Namun, peserta yang rutin mengikuti kegiatan bulanan tidak sebanyak itu. Banyak anggota yang kondisinya semakin baik sehingga tidak selalu hadir dalam setiap pertemuan.

Di antara rombongan wisata, tampak sosok Supardan yang berusia 85 tahun. Ia menjadi peserta paling senior dalam perjalanan tersebut. Dengan senyum hangat, Supardan mengenang awal terbentuknya Prolanis Perkasa.

"Sejak dulu Prolanis Perkasa dibentuk untuk persaudaraan dan kebersamaan. Dengan persaudaraan itu, kami merasa lebih sehat," ujarnya.

Ucapan Supardan menggambarkan bahwa kesehatan tidak hanya dipengaruhi obat dan pemeriksaan medis, tetapi juga dukungan sosial, rasa memiliki, dan semangat untuk tetap aktif bersama teman-teman seusia.

Semangat itu juga dirasakan oleh Penanggung Jawab Prolanis Perkasa, dr. Niken Widiyah Astuti. Baginya, mendampingi para lansia bukan sekadar menjalankan profesi, tetapi juga pengalaman yang membahagiakan.

Ia mengaku selalu merasa senang karena masih bisa memberikan kontribusi di bidang kesehatan sekaligus belajar banyak dari para lansia yang penuh pengalaman hidup.

Dalam setiap kesempatan, dr. Niken mengingatkan pentingnya disiplin menjaga pola makan. Menurutnya, lansia tetap boleh menikmati berbagai makanan saat berwisata, asalkan tidak berlebihan dan tetap memperhatikan keseimbangan gizi.

Perjalanan ke Pasar Gede, Rowo Jombor, dan Benteng Pendem akhirnya menjadi lebih dari sekadar kunjungan wisata. Di setiap destinasi, para lansia membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif, tertawa, dan menikmati hidup.

Sebab, bagi mereka, sehat bukan hanya soal tekanan darah atau kadar gula yang terkontrol, tetapi juga tentang memiliki sahabat yang selalu berjalan bersama

Berita terkait

Bunda Paud Nawal Arafah Yasin Matangkan Program "PAUD Emas Jawa Tengah

Bunda Paud Nawal Arafah Yasin Matangkan Program "PAUD Emas Jawa Tengah

Semarang-Spektroom: Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, tengah mematangkan penyusunan modul “PAUD Emas Jawa Tengah”. Program strategis itu dirancang khusus untuk memperluas akses, serta mendongkrak angka partisipasi pendidikan bagi anak usia 0 hingga 6 tahun di wilayahnya. Program tersebut juga mengedepankan semangat gotong royong,

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Sekda Sumbar: LPM Harus Jadi Penggerak Nagari Creative Hub dan Pemberdayaan Masyarakat

Sekda Sumbar: LPM Harus Jadi Penggerak Nagari Creative Hub dan Pemberdayaan Masyarakat

Padang–Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berharap Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan berbasis nagari sekaligus menjadi penggerak program Nagari Creative Hub (NCH) di daerah. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat menghadiri

Rafles