Menko Pangan Zulkifli Hasan Dorong Pengelolaan MBG Amanah dan Berorientasi Peradaban
Banyumas-Spektroom : Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Sabtu (18/4/2026).
Selain menjadi pembicara di hadapan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Zulkifli Hasan juga memberikan ceramah dan dialog bersama pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan, serta mitra MBG se-Kabupaten Banyumas di Kantor PD Muhammadiyah Purwokerto.
Dalam agenda tersebut, ia menekankan pentingnya pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara amanah dan profesional sebagai bagian dari upaya membangun peradaban bangsa.
Dalam forum tersebut, ia menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar kegiatan bisnis, melainkan memiliki misi besar dalam membangun generasi masa depan Indonesia.
“MBG itu membawa misi, yaitu misi membangun peradaban. Kepada para pengelola dan mitra yang mengurusi makanan ini, jangan hanya sekadar mencari untung, tetapi pikirkan bahwa ini menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Jatah Rp10.000 jangan dipotong-potong lagi,” tegasnya.
Ia menambahkan, program makan bergizi merupakan bagian dari upaya mencetak generasi yang sehat secara fisik dan cerdas secara intelektual, sehingga mampu bersaing dengan negara lain.
“Ini bukan hanya urusan bisnis, tapi misi untuk memajukan peradaban Indonesia. Maka saya minta bekerja dengan hati, dengan cinta kepada Merah Putih dan kepada anak-anak kita,” ujarnya.
Zulkifli Hasan juga mengingatkan para pengelola agar tetap mengedepankan hak para penerima manfaat MBG. Meski keuntungan dalam bisnis diperbolehkan, namun tidak boleh mengabaikan tujuan utama program tersebut.

Lebih lanjut, ia mendorong kolaborasi antara program MBG dengan Koperasi Merah Putih dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan. Ia mengimbau agar pengelola memprioritaskan produk pertanian lokal dibandingkan membeli dari grosir di kota besar.
“Perhatikan produk pertanian di sekitar. Ini juga bagian dari menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.
Menurutnya, pelaksanaan program MBG yang menyasar hingga 82,9 juta penerima bukanlah hal mudah. Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah menyusun regulasi yang lebih ketat guna memastikan program berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan.
Usai kegiatan tersebut, Zulkifli Hasan melanjutkan kunjungannya ke sejumlah wilayah di Banyumas, di antaranya Karanglewas, Cilongok, dan Ajibarang. Dalam kunjungan lanjutan itu, ia dijadwalkan bertemu dengan para petani serta meninjau kegiatan pasar murah yang digelar oleh Koperasi Merah Putih.