Menko PMK, Kapolri, Menhub Pastikan Pemudik Tidak Bersamaan Kembali Ke Jakarta
Jakarta- Spektroom : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menghimbau Pemudik untyk tidak bersamaan balik ke Jakarta. Hal tersebut diungkapkan saat meninjau lalu lintas terkini dan memastikan kesiapan strategi dalam menghadapi periode arus balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) pada Rabu (25/03/2026)
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A.Purwantono menyampaikan laporan pelaksanaan operasional layanan Idulfitri 1447H/2026 periode H-10 s.d H+3 Lebaran (11-25 Maret 2026). Laporan tersebut mencakup volume lalu lintas selama arus mudik dan balik, indikator penentuan rekayasa lalu lintas, pengelolaan rest area, pengoperasian jalur fungsional, hingga pemanfaatan teknologi terintegrasi di JMTC yang dapat diakses masyarakat melalui Aplikasi Travoy.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sehingga perjalanan selama arus mudik berjalan dengan baik meskipun puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 lalu mencapai 270 ribu yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah. ujar Rivan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pemantauan melalui JMTC menjadi elemen penting dalam pengendalian arus lalu lintas, khususnya dalam menentukan penerapan rekayasa seperti _contraflow_ dan _one way_ berbasis indikator _volume per capacity ratio_ (VCR).
“Kami mengimbau masyarakat yang belum kembali agar dapat memanfaatkan sisa waktu perjalanan sehingga puncak arus balik dapat terurai. Keselamatan tetap menjadi prioritas, oleh karena itu pengendara diminta tidak memaksakan diri apabila lelah dan segera beristirahat di rest area untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas,” jelas Listyo.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno turut mengapresiasi kelancaran arus mudik serta sinergi seluruh pihak dalam penyelenggaraan operasional layanan Lebaran tahun ini.
“Alhamdulillah arus mudik berjalan dengan baik meskipun terjadi kenaikan yang cukup tinggi mencapai 270 ribu pada arus mudik. Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran yang bekerja keras luar biasa, keberhasilan ini tidak lepas dari langkah antisipatif, respons cepat, serta dukungan sistem monitoring berbasis data secara _real time_,” ujar Pratikno.
Kemudian, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas sehingga angka kecelakaan dapat ditekan.
“Terima kasih kepada masyarakat dalam pelaksanaan angkutan mudik dan balik yang senantiasa mematuhi arahan petugas di lapangan hingga tingkat kecelakaan menurun, harapan kami angka kecelakaan dan fatalitas terus menurun. Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan _Work From Anywhere_ (WFA) maupun diskon tarif tol sehingga bisa mengurangi kepadatan saat puncak arus balik,” ucap Dudy.
Dudy juga mengingatkan pengemudi dengan kendaraan sumbu tiga atau lebih dapat mematuhi ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447H terkait pembatasan operasional kendaraan barang, termasuk tidak melintas pada waktu yang telah ditetapkan, yaitu pada periode 13-29 Maret 2026.