Menkop Ajak UMKM Mengisi Gerai Ritel Kopdes Merah Putih

Menkop Ajak UMKM Mengisi Gerai Ritel Kopdes Merah Putih
Menkop pada acara Persis Ramadhan Expo 2026 kota Bandung ( humas kemenkop)

Bandung - Spektroom: Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak para pelaku UMKM, khususnya yang berada di bawah naungan ormas Persatuan Islam (Persis), untuk meningkatkan kualitas produk dan kapasitas produksi, agar mampu mengisi gerai-gerai ritel moderen milik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

"Dalam setiap ritel moderen, ada sekitar 4.000 jenis produk yang dijual disana. Bila UMKM kita, termasuk UMKM binaan Persis, mampu memproduksi separuhnya saja, itu sudah sangat bagus," ungkap Menkop, pada acara Persis Ramadan Expo 2026, di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026)

Menkop pun mengarahkan agar pelaku UMKM mulai masuk ke sektor-sektor produksi, seperti itu produk air mineral dalam kemasan, shampoo, kecap, sambal, roti, dan sebagainya. "Harus diproduksi dengan kualitas baik dan dengan harga kompetitif. Saya menjamin, seluruh produk UMKM kita bisa dijual di gerai ritel Kopdes Merah Putih," imbuh Menkop.

Menkop menyebutkan para pelaku UMKM yang ada harus percaya diri mampu memenuhi seluruh kebutuhan pokok masyarakat. "Bila perlu, bikin pabrik dan industri besar milik umat sendiri," ucap Menkop.

Dalam kesempatan itu, Menkop mengapresiasi Pimpinan Pusat (PP) Persis yang terus berkomitmen dalam memperkuat ekonomi umat melalui kegiatan yang produktif seperti Ramadan Expo ini. "Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi usaha, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi ekonomi umat dan pemberdayaan Masyarakat," kata Menkop.

MoU antara Kemenkop dengan Persis ( humas kemenkop)

Bahkan, lanjut Menkop, adanya penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenkop dengan PP Persis merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun ekonomi berbasis koperasi di lingkungan Jamiyah Persatuan Islam.

Menkop menjabarkan, kerja sama ini mencakup penguatan ekonomi keumatan berbasis gerakan koperasi dengan beberapa ruang lingkup penting. Antara lain, pengembangan dan penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas SDM, penguatan usaha dan unit bisnis, perluasan akses pembiayaan dan permodalan, hingga penguatan jaringan dan kemitraan.

Menkop menekankan bahwa Kemenkop akan terus mendorong transformasi koperasi agar menjadi lembaga ekonomi yang modern, adaptif, dan mampu bersaing di era digital. "Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Persatuan Islam, menjadi sangat penting," kata Menkop.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Dr KH Jeje Zaenudin meyakini bahwa kemitraan strategis dengan Kemenkop bakal memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

"Kita perlu terus menciptakan peluang-peluang pengembangan ekonomi kerakyatan. Terlebih lagi, kita sekarang sudah memiliki Persis Halal Center," ujar KH Jeje.

Berita terkait