Menkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal Kopdeskel

Menkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal  Kopdeskel
Menkop Fery Juliantono ( humas Kemenkop)

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, laporan, dan unggahan masyarakat di media sosial terkait lokasi serta kondisi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di sejumlah daerah.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan masyarakat, baik melalui kanal resmi maupun media sosial, menjadi perhatian penting bagi Kementerian Koperasi dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan program KDKMP.

“Kami sangat mengapresiasi setiap postingan, laporan, dan masukan dari masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian besar yang sangat kami hargai dan menjadi bahan penting untuk perbaikan KDKMP ke depan,” ujar Ferry ,Senin (18/5/2026).

Menkop Ferry juga mengajak masyarakat untuk terus mencermati pelaksanaan program KDKMP di lapangan, termasuk aspek lokasi, kondisi, serta tata kelola pelaksanaannya. Menurutnya, keterlibatan publik sangat penting agar kerja sama antara Kementerian/Lembaga, Agrinas, KDKMP, dan masyarakat dapat berjalan semakin baik.

“Bantuan informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kemenkop segera melakukan koreksi secara menyeluruh terhadap berbagai hal yang perlu diperbaiki,” tegas Ferry.

Ia menambahkan bahwa kenyamanan, keselamatan, dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program KDKMP. Program strategis ini diharapkan dapat terus disempurnakan agar benar-benar memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat. Inilah bentuk kepedulian publik yang kami harapkan. Kami juga memohon dukungan agar program ini dapat terus disempurnakan dalam pelaksanaannya ke depan,” kata Ferry.

Secara keseluruhan, ia menyebut pembangunan KDKMP telah mencapai hampir 9.200 unit, yang akan dioperasikan secara bertahap di berbagai daerah.

“Ini merupakan awal dari KDKMP yang pembangunannya sudah hampir 100 persen untuk sekitar 9.200 unit, namun tahap pertama yang dioperasikan sebanyak 1.061 unit,” katanya.

 Lebih lanjut, pemerintah menargetkan perluasan operasional KDKMP dalam skala besar pada tahap berikutnya. Pada Agustus 2026, jumlah koperasi yang beroperasi ditargetkan mencapai puluhan ribu unit.

Berita terkait

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir Dipercepat Progres Capai 73 Persen Lebih

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir Dipercepat Progres Capai 73 Persen Lebih

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Berdasarkan hasil monitoring per 18 Mei 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 73,33%, dengan pekerjaan yang kini berfokus pada tahap arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), serta penataan kawasan. Menteri Pekerjaan Umum, Dody

Nurana Diah Dhayanti
Bupati Jeneponto Tekankan Profesionalisme dan penyegaran birokrasi

Bupati Jeneponto Tekankan Profesionalisme dan penyegaran birokrasi

Jeneponto,- Spektroom : Pergeseran posisi dalam struktur birokrasi merupakan hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi. Juga sebagai upaya penyesuaian kebutuhan pemerintahan daerah dalam mendukung percepatan pembangunan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Jeneponto Paris Yasir saat melantik dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di

Yahya Patta
Kemenag Sawahlunto Perkuat Ciri Khas Madrasah, Fokus Program Al-Qur’an dan Tahfidz di Semua Jenjang

Kemenag Sawahlunto Perkuat Ciri Khas Madrasah, Fokus Program Al-Qur’an dan Tahfidz di Semua Jenjang

Sawahlunto-Spektroom : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M, menggelar rapat dan pembinaan kepada seluruh kepala madrasah di lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto, Senin (18/5/26). Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan ciri khas madrasah melalui program pendidikan keagamaan yang berkelanjutan di setiap jenjang pendidikan.

Riswan Idris, Rafles