Menkop Tegaskan Arah Peta Jalan Perekonomian Nasional Sudah Kembali Sesuai Konstitusi

Menkop Tegaskan  Arah Peta Jalan Perekonomian Nasional Sudah Kembali Sesuai Konstitusi
Menkop Ferry Juliantono, pada acara Jejak Pendiri Bangsa 1947-1969 (Perencanaan Pembangunan Berbasis Satu Data Indonesia/Koperasi di Jakarta ( humas kemenkop)

Spektroom- Eksistensi koperasi di Indonesia sebenarnya pernah mengalami masa keemasan, khususnya dalam periode 1970 hingga 1990-an, sesuai dengan yang dicita-citakan dan dirancang para pendiri bangsa dalam Dewan Perancang Nasional. Pada periode itu, koperasi memiliki aneka industri seperti tekstil, garmen, hinga Gabungan Koperasi Batik, serta memiliki bank koperasi (Bank Bukopin).

Hal itu dipaparkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, pada acara Jejak Pendiri Bangsa 1947-1969 (Perencanaan Pembangunan Berbasis Satu Data Indonesia/Koperasi Sebagai Sokoguru Perekonomian Nasional), yang merupakan kolaborasi antara Kemenkop, Bappenas, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (25/11/2025)

Saat itu juga, lanjut Menkop, ada peran besar dari Gabungan Koperasi Susu, koperasi peternakan sapi perah, koperasi tahu-tempe, dan sebagainya, dalam perekonomian nasional.

"Era 1970 hingga 1990-an tersebut, masih mempertahankan pikiran-pikiran yang sudah direncanakan para pendiri bangsa kita, di mana perekonomian dibangun dengan azas kekeluargaan dan gotong royong, yakni berwadah koperasi," jelas Menkop.

Bagi Menkop, pertemuan ini membawa kita menelusuri kembali jejak para pendiri bangsa pada periode 1947-1969, ketika arah pembangunan nasional mulai dirumuskan berdasarkan nilai kolektif bangsa dan kebutuhan untuk memperkuat kemandirian rakyat.

Acara jejak pendiri bangsa kolaborasi abtara Kemenkop Bappenas, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ( humas kemenkop)

"Pada masa itu, gagasan koperasi tidak muncul sebagai pilihan teknis semata, tetapi sebagai keputusan ideologis yang menempatkan rakyat sebagai pemilik dan pelaku utama pembangunan ekonomi," kata Menkop.

Kini, Menkop meyakini bangsa ini sudah kembali menemukan jalan menuju Indonesia seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa. "Seperti yang sudah dirintis dan dirancang sejak zaman HOS Cokroaminoto, Bung Hatta, Margono Djojohadikusumo, sampai Soemitro Djojohadikusumo," ucap Menkop.

Menurut Menkop, saat ini sudah memasuki era perencanaan pembangunan berbasis Satu Data Indonesia, relevansi nilai-nilai koperasi justru semakin menguat. Di mana masyarakat di banyak daerah masih menghadapi berbagai persoalan ekonomi.

"Itu juga memastikan data serta transaksi ekonomi masyarakat tercatat dalam satu ekosistem modern yang lebih adil dan berkelanjutan," terang Menkop..

Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy menekankan bahwa saat ini adalah kebangkitan kembali koperasi. "Koperasi pernah berjaya, koperasi pernah terpuruk, dan sudah waktunya koperasi bangkit kembali," tandas Menteri PPN.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Arsip Nasional yang juga selaku Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka menjelaskan, Jejak Pendiri Bangsa tersebut sesungguhnya adalah jejak yang mematrikan kehendak teguh menjadikan Pancasila bukan hanya sebagai suatu pedoman filosofis utopis yang tak membumi.

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mego Pinandito menambahkan, kegiatan ini merupakan momentum, refleksi, dan pembelajaran untuk meneguhkan kembali informasi terkait pondasi pembangunan nasional berbasis data.

Berita terkait

Jelang Hari Bhayangkara 2026, Wakil Wali Kota Sawahlunto dan Kapolda Sumbar Ziarah ke Makam Pahlawan

Jelang Hari Bhayangkara 2026, Wakil Wali Kota Sawahlunto dan Kapolda Sumbar Ziarah ke Makam Pahlawan

Sawahlunto-Spektroom : Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kubang Sirakuk, Kota Sawahlunto, Rabu (24/6/2026). Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengikuti upacara ziarah nasional sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang

Riswan Idris, Rafles
Unsoed Luncurkan UTC dan Center of Agility untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan

Unsoed Luncurkan UTC dan Center of Agility untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan

Purwokerto-Spektroom : Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas lulusan melalui peluncuran Unsoed Training Center (UTC) dan Center of Agility (CoA). Kehadiran dua pusat pengembangan tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis, keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta ketahanan mental yang dibutuhkan di dunia kerja yang semakin dinamis. Peluncuran

Bian Pamungkas
Pemerintah Resmi Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Masyarakat untuk Pertama Kalinya

Pemerintah Resmi Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Masyarakat untuk Pertama Kalinya

Jakarta-Spektroom : Pemerintah secara resmi meluncurkan jajak pendapat (polling) pemilihan logo dan identitas visual Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu, 24 Juli 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyusunan identitas visual peringatan kemerdekaan, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam menentukan logo resmi HUT RI melalui mekanisme polling publik. Menteri Ekonomi

Rafles