Menteri Besar Kelantan, Malaysia Kunjungi Pulau Penyengat untuk Melihat Langsung Keberadaan Simbol Akar Peradaban Melayu
Tanjungpinang-Spektroom : Dengan debur ombak dan derunya angin, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyambut kunjungan resmi Menteri Besar Kelantan Malaysia, Yang Amat Berhomat (YAB) Dato Panglima Perang Ustaz Dato Haji Mohd Nassaruddin bin Haji Daud di Pulau Penyengat.
Pertemuan tersebut ditandai dengan pertukaran cendra mata dari antara Gubernur Ansar Ahmad dan Menteri Besar Kelantan sebagai bentuk memperat hubungan persahabatan dan hubungan baik antar negara.
Bagi Gubernur kunjungan Menteri dan rombongan bukan sekedar kunjungan biasa melainkan momentum tersebut untuk memperkuat kembali hubungan historis budaya dan agama khususnya di Pulau Penyengat yang di kenal sebagai pusat peradaban Melayu dan Islam di masa lampau.
“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami, yang mencerminkan tidak hanya hubungan antar wilyah, melainkan juga menjadi manifestasi nyata dari ikatan sejarah, budaya dan keagamaan yang telah terjalin sejak berabad abad lamanya,” ujar Gubernur.

Gubenur menambahkan Kepri dan Kelantan menjunjung tinggi nilai nilai islam sebagai teras utama kehidupan masyarakat. Kesamaan sejarah dan budaya tersebut menjadi modal strategis untuk membangun Kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kita maklumi Kepri dan Kelantan berada dalam satu lingkup yang sama, di topang oleh nilai nilai islam sebagai teras kehidupan masyarakat. Kesamaan akar sejarah dan budaya inilah yang menjadi kekuatan strategis dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, baik dalam bidang sosial, keagamaan maupun budaya,” ungkapnya.
Di sela-sela acara, Gubernur menyerahkan bantuan tong sampah dan alat kebersihan kepada pengelola kawasan wisata Kilometer (KM) 52 Bintan kepada Kepala Dinas Pariwisata Bintan dan Kelompok sadar wisata (Pokdaris) Penyengat di damping Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan.