Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai
Menteri Dody saat berkunjung ke kab Sikka NTT ( birkom pu)

Sikka – Spektroom :  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo Carikan solusi  air bersih dan rencana pembangunan pengaman pantai. Hal tersebut dikatakan Menteri Dody ketika   meninjau sejumlah infrastruktur terdampak gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).

Didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Menteri Dody meninjau ruas jalan, tanggul pengaman pantai, titik longsoran, serta sejumlah bangunan yang terdampak gempa. Serta penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama untuk segera ditangani guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Pulau Palue.

Menteri Dody mengatakan Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II akan melakukan survei geolistrik untuk memetakan potensi sumber air tanah di Pulau Palue. Apabila ditemukan sumber air yang memadai, air akan diambil melalui sumur bor dan diolah melalui proses filtrasi sebelum dimanfaatkan masyarakat.

Berkoordinasi dengan stake holder ( birkom pu)

“Saya juga kemarin dengar bahwa di Palue ini kekurangan air bersih. Makanya kemarin saya sudah minta tolong teman-teman dari balai sungai untuk ke sini untuk melakukan geolistrik dulu,” kata Menteri Dody.

Selain sumber air tanah, Menteri Dody membuka peluang pemanfaatan teknologi desalinasi dengan melibatkan BRIN untuk menambah pasokan air bersih. “Tadi saya sudah minta tolong ke Dirjen Cipta Karya untuk kirim tim air bersihnya dari Jakarta ke sini. Nanti kan di bor oleh teman-teman balai sungai tapi nanti di atas kita kasih filter atau penjernih. Sehingga kemudian bapak/ibu yang berada di Pulau Palue ini bisa mendapatkan air bersih. Ucap Menteri Dody.

“Semalam memang sudah disampaikan Ibu Dansatgas Kabupaten Sikka, yang juga Kadis PUPR, memang butuh tanggul penahan pantai. Secepatnya kita akan lakukan desain supaya bisa menahan  abrasi dan tidak merusak kantor kecamatan dan seterusnya,” kata Menteri Dody.

Pemulihan pascagempa juga diarahkan untuk membangun kembali infrastruktur yang lebih tangguh terhadap bencana, termasuk penggunaan konstruksi tahan gempa. Masyarakat lokal akan dilibatkan dalam pekerjaan yang dapat dilakukan secara padat karya bersama dukungan pemerintah, TNI, dan Polri.

Rapat bersama ditenda darurat BNPB ( birkom pu)

“Kita juga akan melibatkan bapak/ibu sekalian untuk pekerjaan ini. Jadi sama-sama kita membangun Pulau Palue dengan lebih baik lagi dan lebih kuat lagi,” ujarnya.

Menteri Dody memastikan pemulihan Pulau Palue tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa, tetapi juga memperkuat ketangguhan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa pemerintah pusat tidak mungkin melupakan masyarakatnya. Nanti mungkin saya akan sering-sering ke sini dan akan memastikan apapun yang kami programkan itu bisa dikerjakan dengan waktu yang sudah kita tetapkan,” kata Menteri Dody.

Berita terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Masih Terjadi Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Masih Terjadi Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini berlaku untuk periode 14 - 20 September 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Muhamad Dzikri

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto Belajar AI, Bukan Bukan Bisa Pakai tapi Paham

Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto Belajar AI, Bukan Bukan Bisa Pakai tapi Paham

Purwokerto-Spektroom : Bagi sebagian pelajar, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mungkin sudah menjadi bagian dari keseharian. Mulai dari mencari ide tugas, membuat rangkuman, hingga membantu menghasilkan konten. Namun, memakai AI ternyata tidak cukup. Pelajar juga perlu tahu cara menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab. Hal itu yang dikenalkan Polresta Banyumas

Bian Pamungkas