BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Masih Terjadi Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Masih Terjadi Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara
Ilustrasi Angin Kencang (Foto:BMKG)

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini berlaku untuk periode 14 - 20 September 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Muhamad Dzikri Abdul Fattah dalam releasenya mengatakan, kondisi dinamika atmosfer pada periode ini tidak berpengaruh signifikan di wilayah Maluku Utara.

Adanya pola belokan angin, pengaruh lokal serta anomali suhu muka laut yang aktif dalam penambahan massa uap air disekitar laut Maluku berpotensi mendukung pembentukan awan di sekitar wilayah Maluku Utara.

“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan cerah hingga berawan di seluruh wilayah Maluku Utara, dengan potensi hujan ringan pada siang/sore hari,” ujar Dzikri.

BMKG juga mengingatkan waspada terjadinya dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut seperti Angin Kencang, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Prakiraan cuaca di Maluku Utara adalah sebagai berikut : 14 – 15 September 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dengan potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya. 16 - 17 September 2026.

Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dengan potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

Tanggal 18 - 20 September 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dan angin kencang diprakirakan terjadi di Sebagian wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

Pemerintah dan masyarakat dihimbau untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas umum guna mengantisipasi dampak angin kencang serta dampak kekeringan akibat berkurangnya curah hujan,

“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Dewi.

Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatksn kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi angin kencang dan kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiap siagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara .

Berita terkait

129 Tim dari 52 Kampus Siap Berkompetisi Pada Ajang Kontes Kapal Indonesia: Bupati Bengkalis Apresiasi Kemdiktisaintek

129 Tim dari 52 Kampus Siap Berkompetisi Pada Ajang Kontes Kapal Indonesia: Bupati Bengkalis Apresiasi Kemdiktisaintek

Bengkalis-Spektroom: Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (14/9/2026). Kegiatan nasional tersebut diikuti 52 perguruan tinggi se-Indonesia yang terdiri dari 7 politeknik, 5 institut dan 40 universitas dengan total 129 tim. Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi

Salman Nurmin, Rafles