Menteri Perdagangan Dorong Furnitur Jati Banyuwangi Naik Kelas ke Pasar Dunia

Mendag: Indonesia memiliki keunggulan bahan baku seperti kayu jati dan rotan yang dapat menjadi kekuatan industri furnitur nasional.

Menteri Perdagangan Dorong Furnitur Jati Banyuwangi Naik Kelas ke Pasar Dunia
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengunjungi lokasi pelaku usaha furniture di kabupaten Banyuwangi. (foto: Diskominfo Banyuwangi)

Banyuwangi-Spektroom : Menteri Perdagangan Budi Santoso berada di kabupaten Banyuwangi selama dua hari, Jumat dan Sabtu tanggal 28 dan 29 Agustus 2026. Selama di Banyuwangi, Menteri Edi mengunjungi sejumlah pelaku usaha, terutama yang berorientasi ekspor. Salah satunya PT Warisan Eurindo Furniture di Kecamatan Kalipuro.

Dalam kunjungan itu, Mendag melihat langsung proses produksi berbagai furnitur berbahan utama kayu jati, mulai dari meja, kursi, daybed hingga kabinet. Produk-produk tersebut mayoritas digunakan untuk kebutuhan hotel dan resort.

“Baru saja pabrik ini melepas ekspor ke Malaysia. Bagus. Perusahaan ini juga memiliki sistem verifikasi legalitas dan kelestarian (SVLK), jadi ramah lingkungan,” ujar Budi, Sabtu (29/8/2026).

HRD Manager PT Warisan Eurindo Furniture, Wiwit Gita Ariwiyanti, mengatakan sekitar 90 persen produksi perusahaan ditujukan untuk pasar luar negeri. Amerika Serikat dan Maladewa menjadi salah satu pasar utama produk perusahaan. Selain itu, juga dipasarkan ke sejumlah negara di Eropa dan kawasan Timur Tengah.

Menurut Gita, kayu jati menjadi bahan utama produksi. Produk dibuat berdasarkan pesanan sehingga desain dan jumlah produksi menyesuaikan kebutuhan pasar.

“Bahannya 90 persen kayu, 100 persen kayu jati. Ada material pendukung biasanya dari metal atau rotan,” jelasnya.

Mendag Budi mengatakan pemerintah akan terus membantu pelaku usaha meningkatkan ekspor. Indonesia memiliki keunggulan bahan baku seperti kayu jati dan rotan yang dapat menjadi kekuatan industri furnitur nasional.

“Kita ingin ekspor furnitur kita merajai dunia. Apalagi produk yang bahannya dari rotan dan kayu jati,” ujarnya.

Salah satu upaya yang disiapkan Kementerian Perdagangan adalah pameran khusus furnitur di Jakarta pada Oktober mendatang. Para eksportir furnitur akan didorong untuk ambil bagian sehingga dapat bertemu langsung dengan calon buyer dari berbagai negara.

Tak hanya industri yang sudah ekspor, pemerintah juga membuka peluang bagi UMKM Banyuwangi yang produknya potensial tetapi belum masuk pasar internasional.

"Kami akan menghubungkan UMKM dengan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara, termasuk Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC)," pungkas Mendag. (Sumber: Diskominfo Banyuwangi)

Berita terkait

Teknologi Satelit Prediksi Risiko dan Pantau Hotspot Karhutla secara Real Time

Teknologi Satelit Prediksi Risiko dan Pantau Hotspot Karhutla secara Real Time

Bandung - Spektroom : Kepala Pusat Riset Geoinformatika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), M. Rokhis Khomarudin memaparkan pemanfaatan teknologi satelit dalam pemantauan kebakaran hutan dan lahan. BRIN berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengembangkan teknologi satelit untuk mendukung pemantauan. Model satelit yang dikembangkan dioperasikan oleh BMKG. “Teknologi satelit

Afrizal Aziz
Bupati Siak Usulkan Raja Siak ke-2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional

Bupati Siak Usulkan Raja Siak ke-2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional

Jakarta-Spektroom : Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si terus memperjuangkan Sultan Siak ke-2, Tengku Buwang Asmara yang bergelar Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah, untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.  Perjuangan tersebut disampaikan Afni saat menerima penghargaan kategori Pendorong Tata Kelola Sumber Daya Alam Berkelanjutan dari detik.com.  Usai menerima anugerah, Bupati

Salman Nurmin, Rafles
Pemprov Lampung Dorong Model Hilirisasi Secara Inklusif Hingga Tingkat Desa

Pemprov Lampung Dorong Model Hilirisasi Secara Inklusif Hingga Tingkat Desa

Bandarlampung - Spektroom : Tema Seminar Nasional IPTEK Terapan (SIPTEKTERA) sangat relevan dengan arah pembangunan Lampung saat ini, tantangan pembangunan ke depan bukan sekadar menghasilkan pengetahuan, melainkan memastikan pengetahuan, penemuan, dan teknologi dapat diterapkan menjadi solusi nyata bagi persoalan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menyampaikan Keynote Speech (Pembicara Kunci) pada

Anggoro AP
Komando Gabungan Walayah Pertahanan I Berikan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Desa Toapaya Bintan

Komando Gabungan Walayah Pertahanan I Berikan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Desa Toapaya Bintan

Bintan-Spektroom : Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) secara berkala menyelenggarakan kegiatan Bantuan Sosial sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Riau dan sekitarnya. Bantuan Sosial merupakan kegiatan Bakti Sosial menyerahkan sebanyak 250 paket sembako kepada masyarakat Desa Toapaya Bintan yang di hadiri Mayor Jendral

Desmawati, Rafles