Menteri PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional Banten Dukung Nataru Menuju Pelabuhan Merak–Bakauheni

Menteri PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional Banten Dukung  Nataru  Menuju Pelabuhan Merak–Bakauheni
Menteri PU meninjau kesiapan jalan nasional di Banten libur Nataru ( birkom pu)

Spektroom — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten dalam menghadapi arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya pada koridor strategis menuju Pelabuhan Merak sebagai simpul utama penyeberangan Jawa–Sumatera.

Kesiapan jalan nasional  disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo saat kunjungan kerja bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di kawasan Pelabuhan Merak, Senin (22/12/2025).

Menteri PU bersama Stakeholder diskusi terkait nataru ( birkom pu)

Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU berkomitmen memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman. “Kami ingin masyarakat yang melaksanakan perjalanan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dapat melakukan perjalanan dengan senang di jalan, sampai di tempat tujuan dengan baik, dan kembali ke rumah masing-masing dengan selamat,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody juga mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pengguna sepeda motor. Menteri Dody mengimbau agar pengendara tidak memaksakan diri dan memanfaatkan posko istirahat yang telah disediakan.

“Kementerian PU menyiagakan 590 posko di seluruh Indonesia. Saya harap pengendara roda dua sebelum lelah segera berhenti dan beristirahat di posko terdekat, karena keselamatan adalah yang utama,”tutur Menteri Dody.

Gerbang masuk pelabuhan ( birkom pu)

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten Primawan Avicenna menjelaskan bahwa guna mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas Nataru, BPJN Banten telah menyiagakan sarana dan prasarana jalan serta menempatkan personel pada titik-titik rawan kemacetan.

"BPJN Banten menyiapkan posko Nataru yang tersebar di jaringan jalan nasional. Pada setiap posko tersebut juga disiagakan Disaster Relief Unit (DRU) berupa alat berat dan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi kejadian kebencanaan maupun gangguan lalu lintas," ujar Kepala Primawan.

Dalam pengaturan arus penyeberangan, Kementerian PU mendukung skema distribusi kendaraan dari Jawa menuju Sumatera melalui tiga pelabuhan utama di Banten, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara. Skema ini dilakukan untuk mengurai kepadatan dan meningkatkan efektivitas pelayanan penyeberangan.

Adapun pembagian layanan penyeberangan dilakukan secara tersegmentasi, di mana Pelabuhan Merak melayani kendaraan roda empat dan bus, Pelabuhan Ciwandan melayani sepeda motor, truk BBM, serta truk sembako, sementara Pelabuhan BBJ Bojonegara difokuskan untuk penyeberangan truk barang dan logistik.

Akses jalan nasional menuju Pelabuhan Merak dilayani melalui beberapa koridor utama, antara lain dari Exit Tol Merak KM 98, Exit Tol Cilegon Barat KM 92, serta Exit Tol Cilegon Timur KM 87 yang terhubung langsung dengan ruas nasional Cilegon–Merak.

Sementara itu, akses menuju Pelabuhan BBJ dan Pelabuhan Ciwandan juga ditopang oleh ruas nasional Serdang–Bojonegara–Merak serta jaringan jalan nasional dan Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon.

Berita terkait