Program Green School Menjadi Pintu Masuk Penguatan Budaya Peduli Lingkungan Disekitar Pendidikan

Program Green School Menjadi Pintu Masuk Penguatan Budaya Peduli Lingkungan Disekitar Pendidikan
Salah satu materi dasar yang diajarkan bagi siswa didikan. (Foto: Diskominfotik Bkls)

Spektroom - Gerakan Aksi Hijau melaksanakan Program Green School di SD 23 Bengkalis Sabtu, (31/1/2026( sebagai upaya memperkuat pendidikan 98wa sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan inisiatif mandiri para pemuda peduli lingkungan yang dilaksanakan tanpa dukungan pendanaan dari pihak mana pun.

Program ini dirancang untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini. Para siswa mendapatkan pembelajaran mengenai pengelolaan sampah, cara memanfaatkan kembali limbah non-organik, serta praktik penanaman tanaman produktif di lingkungan sekolah.

Seluruh rangkaian kegiatan digelar secara partisipatif dan melibatkan guru sebagai pendamping agar pembiasaan positif dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Bengkalis yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik yang berwawasan lingkungan.

Melalui pendekatan edukatif yang langsung dipraktikkan di sekolah, Program Green School diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan.

Inisiator Gerakan Aksi Hijau, Nur Fajri Hermawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata pemuda Bengkalis terhadap isu-isu lingkungan daerah pesisir.

“Pendidikan lingkungan merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang peduli dan bertanggung jawab. Kami ingin anak-anak memahami isu lingkungan tidak hanya sebagai teori, tetapi sebagai tindakan yang bisa mereka lakukan setiap hari,” ujar Fajri.

Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Aksi Hijau berkomitmen terus mendorong lahirnya ruang-ruang edukasi lingkungan yang relevan dengan kondisi Bengkalis, terutama terkait persoalan sampah dan ancaman degradasi lingkungan.

Melalui Program Green School, Gerakan Aksi Hijau berharap sekolah-sekolah di Bengkalis dapat menjadi pusat pembelajaran lingkungan yang aktif serta mampu menumbuhkan generasi muda yang memiliki kesadaran ekologis dan semangat menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. (SN/MJ)

Berita terkait

Tingkatkan Rekognisi Global, UNUKASE Jajaki Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan INTI International University Malaysia

Tingkatkan Rekognisi Global, UNUKASE Jajaki Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan INTI International University Malaysia

Junaidi, Agung Yunianto Banjar-Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) terus memperluas jejaring Internasionalnya. Kali ini, UNUKASE menerima tawaran kerja sama strategis dari INTI International University Malaysia yang mencakup kolaborasi riset, publikasi ilmiah, hingga mobilitas Sivitas Akademika. Pembicaraan awal kerja sama ini difasilitasi oleh Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat, Prof.

Junaidi
BEM UNUKASE Usulkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan di Kawasan Kampus Kepada BPTD Kalimantan Selatan

BEM UNUKASE Usulkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan di Kawasan Kampus Kepada BPTD Kalimantan Selatan

Junaidi, Agung Yunianto Banjar-Spektroom : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) melakukan audiensi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Selatan, Kamis (30/4/2026), terkait usulan peningkatan fasilitas keselamatan lalu lintas di Kawasan Kampus. Audiensi tersebut dilatarbelakangi tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di area

Junaidi