Menuju Indonesia Emas, Anggota Pramuka Maluku Utara Diajak Jadi Pelopor Generasi Bebas Penyalahgunaan Obat
Sofifi–Spektroom : Semangat membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan obat, mengemuka dalam Apel Besar Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara, di Lapangan Upacara Kantor Kwarda Maluku Utara di Sofifi, Sabtu (5/9/2026).
Apel Besar yang dipimpin Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, yang juga sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Maluku Utara tersebut dihadiri Kepala BPOM Maluku Utara di Sofifi, Ermanto Siahaan, S.Farm., Apt., M.M., sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap gerakan kepramukaan di Maluku Utara.
Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045.” Apel Besar Pramuka menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai momentum memperkuat semangat dan komitmen seluruh anggota Gerakan Pramuka dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Forkopimda, Pimpinan instansi vertikal dan unsur pemerintah daerah yang memiliki Satuan Karya (SAKA), termasuk BPOM Maluku Utara di Sofifi melalui SAKA POM yang selama ini telah aktif melibatkan anggota pramuka dalam kegiatan SAKA POM yang terdiri dari tiga krida.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, Dr. H. Muhammad Abusama, M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai kegiatan kepramukaan di Maluku Utara.
Dukungan tersebut turut berperan dalam menyukseskan berbagai agenda besar Gerakan Pramuka, termasuk Jambore Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2026. Ia juga menyampaikan sejumlah agenda kepramukaan yang akan dilaksanakan ke depan. Salah satunya adalah Perkemahan Bakti yang dalam waktu dekat akan digelar untuk menyambut dan memeriahkan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara.
Rangkaian Apel dilanjutkan dengan penyerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka kepada sejumlah anggota Pramuka dewasa. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung perkembangan serta pembinaan Gerakan Pramuka. Wakil Gubernur Maluku Utara menegaskan bahwa Hari Pramuka bukan sekadar peringatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa.
Menurutnya, karakter yang kuat merupakan pondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang maju, berdaulat, bermartabat, dan sejahtera.
Pesan tersebut secara khusus ditujukan kepada peserta apel yang didominasi anggota Pramuka dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Wakil Gubernur mengingatkan generasi muda untuk menjauhi narkoba yang dinilainya sebagai musuh kemanusiaan, musuh agama, sekaligus musuh kebangsaan. “Anak-anakku sekalian, jangan membunuh masa depan dengan narkoba, mari kita perangi narkoba,” tegas Wakil Gubernur Maluku Utara.
Pesan tersebut sejalan dengan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat yang terus dilakukan oleh BPOM. Balai POM di Sofifi melalui SAKA POM turut mengambil bagian dengan menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada anggota Pramuka, baik melalui kegiatan tatap muka maupun berbagai media komunikasi. Melalui sinergi antara Gerakan Pramuka dan BPOM, semangat membangun generasi berkarakter tidak berhenti pada kegiatan apel.
Lebih jauh, semangat tersebut diwujudkan melalui langkah nyata untuk menciptakan generasi muda yang sehat, tangguh, dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.