Menuju Porprov Sumbar XVI/2026, Sawahlunto Mulai Merapikan Mesin Prestasi
Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan dukungan penuh terhadap persiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026. Namun, dukungan pemerintah tidak berhenti pada seremoni. Pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto mulai memperkuat koordinasi untuk memastikan persiapan atlet berjalan terukur.
Hal itu mengemuka dalam audiensi KONI Kota Sawahlunto dengan Pemerintah Kota Sawahlunto di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa, 25 Agustus 2026. Pertemuan dihadiri Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Sekretaris Daerah Rovanly Abdams, serta jajaran pengurus KONI yang dipimpin Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita.
Riyanda mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung seluruh tahapan persiapan kontingen. Menurut dia, Porprov bukan sekadar arena perebutan medali, melainkan juga membawa nama Sawahlunto dalam kompetisi olahraga tingkat Sumatera Barat.
“Pemerintah Kota Sawahlunto akan terus memberikan dukungan terhadap seluruh tahapan persiapan kontingen. Diharapkan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial dapat mempersiapkan diri dengan maksimal sehingga mampu meraih hasil terbaik pada Porprov mendatang,” ujar Riyanda.
Pernyataan tersebut menempatkan persiapan kontingen sebagai bagian dari agenda pembinaan olahraga daerah. Sebab, prestasi di ajang multi-event seperti Porprov tidak lahir dalam waktu singkat. Ia bergantung pada kesinambungan pembinaan atlet, kualitas pelatih, kompetisi yang cukup, serta dukungan anggaran dan fasilitas.
Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita mengatakan organisasi yang dipimpinnya terus menjalankan persiapan secara bertahap. Pembinaan, pemantauan, dan evaluasi cabang olahraga dilakukan untuk memetakan kesiapan atlet sebelum kompetisi dimulai.
“KONI Kota Sawahlunto tetap menjalani proses secara step by step sesuai prosedur dan tahapan yang ada. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh persiapan berjalan baik sehingga kontingen Kota Sawahlunto dapat tampil maksimal pada Porprov XVI Sumatera Barat,” kata Jhon.
Audiensi tersebut menjadi penting karena target prestasi olahraga daerah pada akhirnya membutuhkan pembagian peran yang jelas. KONI bertanggung jawab memastikan pembinaan dan kesiapan teknis berjalan, sedangkan pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam menyediakan dukungan kebijakan dan sumber daya.
Bagi Sawahlunto, tantangannya bukan sekadar mengirim kontingen ke Porprov. Persoalan yang lebih penting adalah memastikan setiap atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki kesiapan kompetitif dan peluang untuk bersaing.
Karena itu, evaluasi berkala menjadi kunci. Prestasi tidak cukup diukur dari jumlah atlet yang ikut serta, tetapi dari kualitas persiapan dan kemampuan mengubah pembinaan menjadi hasil di arena pertandingan.
Pemerintah Kota Sawahlunto dan KONI kini memiliki waktu untuk mematangkan seluruh kebutuhan tersebut. Dukungan politik dan administratif telah ditegaskan. Berikutnya, pembuktian akan berlangsung di lapangan ketika para atlet menghadapi lawan-lawan mereka pada Porprov Sumatera Barat XVI 2026.
Dengan sinergi pemerintah, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, dan ofisial, Sawahlunto berharap kontingennya mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa pulang prestasi bagi daerah. (Ris1)