Menuju Standar Internasional, Fakultas Dakwah UIN Walisongo Matangkan RPS Berbasis OBE

Menuju Standar Internasional, Fakultas Dakwah UIN Walisongo Matangkan RPS Berbasis OBE
Kepala Pusat Audit dan Penjaminan Mutu di LPM UIN Walisongo Semarang Dr. Saminanto, M.Pd.menjelaskan tentang dasar diberlakukannya RPS ABE, Kamis (05/02/2026) (Foto: Sigit)

Spektroom – Menjelang dimulainya perkuliahan Semester Genap, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang merapatkan barisan dengan menggelar Sosialisasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyukseskan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran.

Sosialisasi OBE tersebut berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Kamis (5/2/2026). Kegiatan diikuti sekitar 45 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan fakultas, dosen tetap, dosen kontrak, dosen luar biasa, serta dosen pembimbing.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Moh. Fauzi, M.Ag., menjelaskan bahwa penerapan OBE merupakan konsekuensi dari perubahan kurikulum yang telah dicanangkan sejak 2024, meskipun secara faktual baru berjalan efektif pada tahun 2025.

“Launching kurikulum OBE memang sudah dilakukan pada 2024 lalu, namun implementasinya secara nyata baru berjalan pada 2025. Selama proses itu, kami melakukan berbagai persiapan dan perbaikan secara bertahap hingga saat ini,” ujar Prof. Fauzi.

Ia menambahkan, sebagai fakultas yang telah berdiri cukup lama, masih terdapat sejumlah kekurangan kecil dalam penerapan sistem baru tersebut. Oleh karena itu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo melakukan roadshow serta review berkelanjutan guna menyempurnakan implementasi OBE.

“Harapannya, apa yang telah dilakukan Fakultas Dakwah terkait penerapan kurikulum OBE dapat terus menjadi lebih baik dan lebih sempurna. Pastinya akan ada proses review hingga akhirnya OBE benar-benar menjadi sebuah sistem yang ideal,” imbuhnya.

Sosialisasi yang berlangsung dalam suasana serius namun tetap santai ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber dari LPM UIN Walisongo, sehingga para dosen dapat memahami penerapan OBE secara lebih komprehensif.

Sementara itu, Kepala Pusat Audit dan Penjaminan Mutu LPM UIN Walisongo Semarang, Dr. Saminanto, M.Pd., dalam paparannya menjelaskan dasar diberlakukannya Rencana Pembelajaran Semester berbasis Outcome-Based Education.

Menurutnya, penerapan OBE merupakan standar yang harus dipenuhi perguruan tinggi yang ingin menuju kelas internasional. “Suka tidak suka, mau tidak mau, OBE harus diterapkan untuk meningkatkan dan menjaga kualitas UIN Walisongo,” tegasnya.

Ia merinci, setidaknya terdapat empat alasan utama penerapan OBE. Pertama, sesuai standar nasional pendidikan tinggi berdasarkan Permendikti Nomor 39 Tahun 2025. Kedua, UIN Walisongo telah menerapkan OBE sejak Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Ketiga, UIN Walisongo tengah mengajukan akreditasi internasional. Keempat, sistem OBE secara institusional telah berjalan sejak semester gasal tahun lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Saminanto juga memaparkan strategi penyusunan RPS, penentuan capaian pembelajaran, hingga sistem penilaian yang sesuai dengan prinsip OBE. Seluruh sistem tersebut terintegrasi dalam aplikasi SI Adik OB sebagai standar RPS yang terukur dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan UIN Walisongo Semarang.

Berita terkait

Dana Desa Menyusut, Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Gubernur Ahmad Luthfi

Dana Desa Menyusut, Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Gubernur Ahmad Luthfi

Spektroom – Pemangkasan dana desa yang semakin dirasakan mendorong para kepala desa di Kabupaten Banyumas menyampaikan aspirasi langsung kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Aspirasi tersebut meliputi pemerataan bantuan keuangan (Bankeu) dan bantuan gubernur (Bangub), pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga polemik relokasi Puskesmas Cilongok II. Aspirasi disampaikan Paguyuban Kepala

Subiyantoro
Diskopumdag Jember Gelar Pembinaan UMKM Potensi Ekspor, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Diskopumdag Jember Gelar Pembinaan UMKM Potensi Ekspor, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Spektroom – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) terus memacu peningkatan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pembinaan UMKM Potensi Ekspor” yang digelar di Aula Diskopumdag Jember, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini diikuti

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Polsek Makasar Aktif Dukung Ketahanan Pangan Bergizi, Panen Sayuran Bersama Warga

Polsek Makasar Aktif Dukung Ketahanan Pangan Bergizi, Panen Sayuran Bersama Warga

Spektroom – Polsek Makasar, Jakarta Timur, terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program ketahanan pangan bergizi melalui kegiatan peninjauan, pembinaan kelompok tani, serta panen sayuran di lahan ketahanan pangan bergizi yang berlokasi di Jalan Gelanggang Remaja, Kelurahan Makasar. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Polri

Asmari, Buang Supeno