Menyalakan Harapan, Siswa Berkebutuhan Khusus Homeschooling BPIM Depok Belajar Wirausaha Lewat Bazar CFD
Depok – Spektroom : Semangat kemandirian dan keberanian tampil di ruang publik ditunjukkan para siswa berkebutuhan khusus dari Homeschooling BPIM Depok yang berlokasi di Perumahan Pesona Kayangan, Depok Jawa Barat. Menjelang berakhirnya Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, sekolah menggelar project pembelajaran kewirausahaan melalui kegiatan bazar pada Car Free Day (CFD) di Jalan Raya Margonda, Depok, Minggu, (21/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program project semester yang rutin dilaksanakan Homeschooling BPIM Depok sebagai sarana pembelajaran langsung bagi para siswanya. Tidak sekadar menjual produk, para peserta didik diberi kesempatan untuk terlibat dalam seluruh proses usaha, mulai dari persiapan, pengemasan hingga pemasaran.
Kepala Sekolah Homescooling BPIM Depok, Heti Rismawati, mengatakan pada bazar tersebut, siswa menawarkan berbagai produk, di antaranya cincau hijau dan aneka makanan ringan. Sebelum hari H pelaksanaan, sejumlah siswa telah dilibatkan dalam tahap persiapan, seperti proses penimbangan dan pengemasan produk yang dilakukan di lingkungan sekolah pada Jumat, 19 Juni 2026 kemarin.
"Beberapa siswa yang bertugas dalam tahap persiapan adalah Aidan, Juan, Rafly dan Putri," sebutnya.
Sementara, pada hari H pelaksanaana bazar, siswa yang terlibat yakni; Faikar, Amru, Hanan, dan Arfa. Mereka dipercaya untuk menjaga stan dan berinteraksi langsung dengan pengunjung menjajakan produk yang dijual.

Heti Rismawati, mengungkapkan bagi sekolah yang secara khusus melayani anak-anak berkebutuhan khusus, pengalaman berjualan di ruang publik memiliki nilai pembelajaran yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar mengenal proses transaksi jual beli, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, serta membangun rasa percaya diri.
"Kegiatan ini menjadi media pembelajaran nyata bagi siswa ABK, untuk mengenal dunia usaha sekaligus melatih keterampilan sosial mereka. Setiap tugas yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan dan potensi masing-masing anak sehingga mereka dapat berpartisipasi secara optimal," ujarnya.
Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program ini. Homescooling BPIM mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk turut meramaikan stan bazar dengan mengundang kerabat, sahabat, dan masyarakat sekitar agar berkunjung serta memberikan semangat kepada para siswa.
Lebih dari sekadar kegiatan penutup semester, bazar ini menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kemampuan untuk berkarya, belajar mandiri, dan berkontribusi di tengah masyarakat apabila diberikan kesempatan dan pendampingan yang tepat.
"Melalui pengalaman sederhana di stan bazar CFD Depok, para siswa berkebutuhan khusus di bHomescooling BPIM Depok, menunjukkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga hadir dalam interaksi nyata yang menumbuhkan kepercayaan diri dan membuka jalan menuju kemandirian di masa depan," ujarnya.