Merah Putih Memanggil: 32 Putra-Putri Terbaik Palangka Raya Siap Mengukir Sejarah di Hari Kemerdekaan

Merah Putih Memanggil: 32 Putra-Putri Terbaik Palangka Raya Siap Mengukir Sejarah di Hari Kemerdekaan
Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) sistem Desa Bahagia di Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah. (Foto: MC Pky)

Palangka Raya-Spektroom: Tak semua pelajar mendapat kesempatan berdiri tegak di hadapan ribuan pasang mata saat Sang Saka Merah Putih berkibar pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehormatan itu kini berada di pundak 32 putra-putri terbaik Kota Palangka Raya yang resmi menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Sebanyak 16 putra dan 16 putri memulai pembinaan pada Senin (3/8/2026) di Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Cilik Riwut Km 5,5, Palangka Raya. Selama hampir dua pekan ke depan, mereka akan meninggalkan rutinitas sekolah dan keluarga untuk ditempa menjadi generasi yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan berjiwa nasionalis.

Pusdiklat kali ini menggunakan konsep Desa Bahagia, sistem pembinaan berbasis asrama yang dikembangkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Melalui konsep tersebut, para peserta tidak hanya diasah kemampuan teknis baris-berbaris, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya, Mahjuri, menegaskan bahwa pusdiklat merupakan tahapan wajib yang harus dilalui seluruh peserta yang telah lolos seleksi.

"Melalui pusdiklat ini, para calon Paskibraka tidak hanya dilatih kemampuan teknis baris-berbaris, tetapi juga untuk membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme yang kuat sebagai generasi penerus bangsa," ujar Mahjuri.

Menurutnya, seorang Paskibraka sejati tidak hanya dinilai dari ketepatan langkah dan kekompakan formasi saat mengibarkan bendera. Nilai yang jauh lebih penting adalah karakter yang tumbuh selama proses pembinaan, mulai dari disiplin, kejujuran, tanggung jawab, hingga kepedulian terhadap sesama.

Mahjuri berharap seluruh peserta mampu menjalankan amanah sebagai pengibar dan penurun bendera pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Palangka Raya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Lebih dari itu, mereka diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda dalam menanamkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selama berada di asrama, para calon Paskibraka akan menjalani jadwal yang padat dan terukur. Latihan fisik, pembentukan mental, pembinaan wawasan kebangsaan, hingga penguatan kepemimpinan menjadi bagian dari proses yang harus dilalui. Setiap tantangan dirancang untuk membentuk pribadi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai situasi.

Momentum ini menjadi lebih dari sekadar persiapan menghadapi upacara kemerdekaan. Bagi ke-32 pelajar tersebut, Pusdiklat merupakan perjalanan menempa diri menjadi generasi yang siap mengabdi kepada bangsa.

Saat Sang Merah Putih berkibar pada 17 Agustus mendatang, mereka bukan hanya mengibarkan selembar bendera. Mereka akan membawa harapan masyarakat Kota Palangka Raya sekaligus menunjukkan bahwa semangat nasionalisme terus hidup di tangan generasi muda. Dari barisan Paskibraka inilah lahir calon-calon pemimpin masa depan yang ditempa dengan disiplin, integritas, dan kecintaan kepada Indonesia. (Polin-Gusti)

Berita terkait

Manik : Kasus Bigmo Harus Jadi Momentum Penegakan Larangan Promosi Rokok dan Vape di Media Sosial

Manik : Kasus Bigmo Harus Jadi Momentum Penegakan Larangan Promosi Rokok dan Vape di Media Sosial

Jakarta - Spektroom: Langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memberikan teguran kepada YouTube, menyusul viralnya kasus influencer Muhammad Jannah alias Bigmo yang melibatkan anak dalam siaran langsung untuk mempromosikan produk rokok elektronik, menjadi sinyal positif bahwa Negara berkomitmen menjalankan mandat perlindungan anak di ruang digital. Indonesian Youth Council for

Anggoro AP
Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman

Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman

Sawahlunto–Sektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto kembali melanjutkan penertiban kabel utilitas di Kecamatan Barangin, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari tahap kedua program penataan infrastruktur perkotaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan kawasan kota yang lebih tertata, aman, nyaman, serta memiliki nilai estetika yang mendukung citra Sawahlunto sebagai kota wisata dan

Riswan Idris, Buang Supeno
500 Paket Sembako Disalurkan, Wagub Kepri Tegaskan Komitmen Pemerintah Ringankan Beban Warga

500 Paket Sembako Disalurkan, Wagub Kepri Tegaskan Komitmen Pemerintah Ringankan Beban Warga

Tanjungpinang- Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyerahkan sebanyak 500 paket sembako kepada masyarakat di Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Selasa (4/8/2026). Bantuan kesejahteraan sosial tersebut diberikan sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah berbagai

Desmawati, Buang Supeno