Trending

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah di Lampung Selatan

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah di Lampung Selatan
Petugas BBWS Mesuji Sekampung saat mengairi sawah ( bbws)

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan penanganan kekeringan pada lahan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dengan mengerahkan dua unit pompa untuk mengalirkan air ke area persawahan seluas sekitar 35 hektare.

Pompanisasi dilakukan bersama Kelompok Tani Suka Makmur di Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (22/9) Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus mendorong berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian selama menghadapi kondisi kekeringan.

Sawah yg diberi air terlihat subur ( bbws)

“Kita harus menjaga agar produktivitas petani tidak turun meskipun dalam kondisi kekeringan,” kata Dody di Jakarta, Rabu ( 23/9/2026).

Sejalan dengan upaya tersebut, Kementerian PU melalui BBWS Mesuji Sekampung melakukan pompanisasi untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan di Lampung Selatan.

Dua unit Alkon digunakan untuk memompa air dari saluran irigasi menuju area persawahan. Sumber air berasal dari Bendung Way Pisang yang dialirkan melalui jaringan irigasi dan selanjutnya dipompa menuju lahan pertanian.

Dengan dukungan pompanisasi tersebut, air dialirkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan seluas kurang lebih 35 hektare yang dikelola Kelompok Tani Suka Makmur.

Pelaksanaan pemompaan berlangsung selama sekitar 4 jam 30 menit, mulai pukul 10.00 hingga 14.30 WIB. Kegiatan berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.

Kementerian PU terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan air di wilayah terdampak kekeringan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, petani, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan layanan air bagi masyarakat dan sektor pertanian tetap berjalan.

Masyarakat yang menemukan kondisi kekeringan atau membutuhkan dukungan penanganan infrastruktur sumber daya air dapat melaporkannya melalui WhatsApp Center Kementerian PU di 0815-1000-0158.

Berita terkait

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Festival Literasi Kota Sawahlunto 2026 resmi mengawali rangkaian kegiatan literasi di Perpustakaan Umum Muhammad Yamin, Kecamatan Talawi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober itu mengusung tema “Literasi Menghidupkan Sawahlunto, Kreativitas Menggerakkan Masa Depan.” Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi pegiat literasi, pelajar, komunitas seni,

Riswan Idris, Rafles
ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam  Transformasi Digital Pemerintahan

ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam Transformasi Digital Pemerintahan

Jakarta - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan meraih peringkat kedua dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026, yang digelar oleh Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kepemimpinan sekretaris daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, kolaboratif, dan

Anggoro AP
Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Infrastruktur, Percepat Pemulihan Pasca Bencana

Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Infrastruktur, Percepat Pemulihan Pasca Bencana

Bukittinggi-Spektroom : Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak. Keterpaduan perencanaan, perlindungan kawasan rawan bencana, serta pulihnya layanan dasar masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan penting tersebut ditegaskan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan

Wiza Andrita, Rafles