Merawat Kepercayaan Publik dari Meja Kopi di Pontianak
Pontianak - Spektroom : Di tengah derasnya arus informasi yang bergerak dalam hitungan detik, ruang-ruang dialog yang hangat justru semakin penting. Kamis (06/08/2026) pagi, suasana berbeda terlihat di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Paris II, Pontianak.
Tidak ada podium megah, tidak ada jarak formal antara narasumber dan pewarta. Yang ada hanyalah aroma kopi, percakapan santai, dan semangat membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan media.
Sebanyak 25 perwakilan media online dari Pontianak ,termasuk Media online Nasional Spektroom.co.id berkumpul dalam kegiatan "Ngopi Bareng" yang digelar Bidang Humas Polda Kalimantan Barat. Pertemuan itu menjadi ruang untuk saling bertukar pandangan mengenai dinamika informasi publik yang terus berkembang.
Mewakili Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, Kasubbid Penmas AKBP Prinanto hadir memimpin diskusi. Dalam suasana yang cair, ia menegaskan media bukan sekadar saluran penyampai informasi, melainkan mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Kepolisian dan media memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya publik. Di era digital saat ini, ketika informasi yang belum tentu benar dapat menyebar dengan cepat, kerja sama yang sehat antara institusi dan media menjadi salah satu kunci menjaga ruang publik tetap kondusif.
"Peran media sangat penting dalam mendukung Polda Kalbar, disamping menginformasikan berbagai program pelayanan kepolisian kepada masyarakat juga sebagai mitra strategis untuk bersama-sama memelihara situasi kamtibmas yang sejuk dan kondusif di Kalbar," ujarnya.
Forum semacam ini bukan hanya soal mempererat hubungan kelembagaan. Di balik secangkir kopi, terdapat kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, menyampaikan masukan, hingga mendiskusikan tantangan yang kerap muncul dalam proses peliputan.
Percakapan yang berlangsung selama beberapa jam itu mengalir dari isu pelayanan publik, perkembangan teknologi informasi, hingga tantangan menghadapi penyebaran hoaks yang masih menjadi persoalan bersama.
Sesekali terdengar tawa yang mencairkan suasana, menandakan hubungan yang tidak sekadar formal, tetapi juga dibangun atas dasar saling memahami peran masing-masing. Di tengah berbagai tantangan komunikasi publik saat ini, kegiatan sederhana seperti "Ngopi Bareng" menunjukkan membangun kepercayaan tidak selalu dilakukan melalui forum resmi.
Kadang, kepercayaan justru tumbuh dari percakapan-percakapan kecil yang berlangsung setara. Dari sebuah warung kopi di Pontianak, pesan itu kembali ditegaskan: informasi yang baik lahir dari komunikasi yang baik. Dan komunikasi yang baik selalu dimulai dari kemauan untuk duduk bersama, mendengar, dan saling memahami.