Meski Belum Menyeluruh, Kabupaten Madiun Mulai Terapkan Kurikulum Pencak Silat Tahun Ini

Meski Belum Menyeluruh, Kabupaten Madiun Mulai Terapkan Kurikulum Pencak Silat Tahun Ini

SPEKTROOM.ID : Memiliki 14 perguruan silat dan berjuluk sebagai Kampung Pesilat, pemerintah kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini mulai menerapkan kurikulum pencak silat di SD dan SMP. Untuk itu, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan ( PJOK ) giat berlatih senam jurus hasil gabungan 14 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Madiun.

Meski demikian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah mengatakan, penerapan secara menyeluruh membutuhkan waktu dan persiapan matang. Hal itu karena kurikulum pencak silat belum bisa langsung diintegrasikan ke seluruh mata pelajaran. Sehingga menurut Siti Zubaidah,

'’Perlu disusun lebih dulu oleh tim khusus", katanya.

Tim khusus itu terdiri atas akademisi, guru, perwakilan perguruan pencak silat dan sejumlah unsur yang lain.

Dikatakannya, seluruh pembelajaran nantinya akan diarahkan untuk memperkenalkan Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia.

Sehingga kurikulum pencak silat tidak hanya memuat gerakan gerakan silat, tetapi juga sejarah dan nilai karakter pencak silat.

‘’ Dengan diterapkannya kurikulum di sekolah ini, semua anak didik mengenal pencak silat sejak dini,’’ harap Siti. (29/6/2025)

Berita terkait

Bupati Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Posko Penanganan Disiagakan di 6 Kecamatan

Bupati Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Posko Penanganan Disiagakan di 6 Kecamatan

Batusangkar—Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 13 hingga 26 Mei 2026, menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda enam kecamatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Penetapan status tanggap darurat tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin

Riswan Idris, Anggoro AP