Trending

Meutya Hafid: Indonesia Dorong "Meaningful AI" Lewat 5 Dimensi untuk Rakyat

Meutya Hafid: Indonesia Dorong "Meaningful AI" Lewat 5 Dimensi untuk Rakyat
Menkomdigi Meutya Hafid dalam XI International Scholas Chairs Congress 2026 di Kura-Kura Bali, Denpasar. (Foto: Anhar/Komdigi)

Denpasar-Spektroom : Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar teknologi kecerdasan artifisial. Pengembangan AI harus diarahkan pada manfaat nyata bagi masyarakat melalui konsep Meaningful AI.

Hal itu disampaikan Meutya dalam XI International Scholas Chairs Congress 2026 di Kura-Kura Bali, Denpasar, Jumat (4/9/2026).

“Pertanyaannya bukan lagi semata-mata apa yang mampu dilakukan mesin, tetapi apakah manusia dan institusi siap mengarahkan AI menuju tujuan yang bermakna,” ujar Meutya.

Menurutnya, Meaningful AI memiliki lima dimensi utama. Pertama, AI for Productivity untuk meningkatkan efektivitas kerja. Kedua, AI for Public Good untuk memperbaiki pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan sistem pangan.

Ketiga, AI for Inclusion untuk memperluas akses pengetahuan dan layanan dasar. Keempat, AI for Competitiveness untuk memperkuat talenta, riset, inovasi, dan bisnis Indonesia. Kelima, AI for Resilience untuk membantu menghadapi ancaman siber, bencana, dan risiko iklim.

Meutya menyebut implementasi Meaningful AI sudah terlihat di lapangan. Di sektor pertanian, IoT membantu mengurangi penggunaan pupuk lebih dari 40 persen. Di sektor perikanan, teknologi digital meningkatkan produksi lebih dari 40 persen. Kemkomdigi juga memfasilitasi 150 pelaku UMKM di Wonogiri dan Banyuwangi memanfaatkan AI untuk branding, konten, dan pemasaran digital.

Untuk mendukung arah itu, pemerintah menyiapkan National AI Roadmap 2026–2029 dan regulasi etika AI berbasis risiko. Kerangka tersebut menempatkan kemanusiaan, keselamatan, transparansi, akuntabilitas, pelindungan data pribadi, dan keberlanjutan lingkungan sebagai nilai utama.

Meutya menambahkan, transformasi digital Indonesia bertumpu pada tiga pilar: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

“Pemerintah harus menyediakan arah dan perlindungan, sementara seluruh ekosistem harus memastikan AI tetap terhubung dengan nilai kemanusiaan dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya. (RRE/Diut)

Berita terkait

Peringatan 100 Tahun INS Kayutanam, Gubernur Sumbar: Pendidikan Harus Tumbuhkan Potensi dan Kemandirian Peserta Didik

Peringatan 100 Tahun INS Kayutanam, Gubernur Sumbar: Pendidikan Harus Tumbuhkan Potensi dan Kemandirian Peserta Didik

Padang Pariaman-Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa pendidikan harus mampu menggali dan mengembangkan potensi setiap peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan memiliki keunggulan sesuai bakat serta kemampuannya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri sekaligus menjadi narasumber Seminar Nasional dalam rangka Peringatan

Rafles
Pemkot Sawahlunto Gandeng BKN Regional XII Pekanbaru Gelar Profiling ASN untuk 150 Pejabat

Pemkot Sawahlunto Gandeng BKN Regional XII Pekanbaru Gelar Profiling ASN untuk 150 Pejabat

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Bekerjasama dengan Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pekanbaru, Pemkot Sawahlunto melaksanakan Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN melalui Program Profiling ASN (ProASN). Dilansir dari akun resmi BKPSDM Sawahlunto,Minggu (1/11/2026) kegiatan strategis tersebut dilaksanakan

Riswan Idris, Rafles
Pesparawi Sleman 2026 Jadi Ruang Pererat Kerukunan dan Kembangkan Bakat Paduan Suara

Pesparawi Sleman 2026 Jadi Ruang Pererat Kerukunan dan Kembangkan Bakat Paduan Suara

Sleman-Spektroom : Seni paduan suara tidak hanya menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Nilai tersebut menjadi salah satu pesan dalam penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Sleman Tahun 2026. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, membuka Pesparawi 2026

Fatmawaty, Bian Pamungkas