MotoGP Amerika Serikat: Marco Bezzecchi Bubuhkan Lima Kemenangan Beruntun
Austin-Spektroom : Marco Bezzecchi (pembalap Aprilia Racing) melanjutkan momentumnya dengan kemenangan dan penampilan dominasi di Red Bull Grand Prix Amerika. Bez menjadi pembalap Aprilia yang mencetak tiga kemenangan Grand Prix secara beruntun pada awal musim sejauh ini. Kemenangan terakhirnya diperoleh di Circuit of The America (COTA) Austin, Amerika, pada Senin (30/3/2026) dini hari WIB.
Ia bahkan juga menjadi rider pertama yang membubuhkan lima kemenangan berturut-turut dalam era modern MotoGP, setelah Valentino Rossi dan Marc Marquez (Ducati Lenovo Team). Belum cukup sampai di situ, rider bernomor 72 itu adalah pembalap yang memimpin lap secara beruntun, yakni 121 lap.
Akhir pekan Aprilia di Austin makin terasa istimewa dengan keberhasilan Jorge Martin yang naik podium Grand Prix lagi. Sementara itu, Pedro Acosta membawa Red Bull KTM Factory Racing ke posisi ketiga, membayar lunas atas penalti tekanan ban yang diterima El Tiburon saat balapan Sprint.

Jalannya balapan dibuka dengan Acosta yang merebut posisi terdepan selepas lampu start padam. Bezzecchi naik ke urutan kedua, diikuti Martin, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team), dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Saat keluar dari Tikungan 11, tepatnya di back straight, Bezzecchi melancarkan serangan. Manuvernya itu memicu kontak dengan Acosta, sampai-sampai membuat aero belakang motor Bez terlepas. Di tempat lain, Marc Marquez turun ke posisi ketujuh.
Drama pada lap pertama GP Amerika Serikat. Kedua pembalap berhasil tetap bertahan di atas motor masing-masing saat berebut posisi terdepan. Bezzecchi lalu merebut pimpinan lomba jelang akhir lap pertama. Praktis sejak saat itu, lajunya sudah sulit dibendung. Acosta berupaya keras memangkas jarak, tetapi tak kuasa mengimbangi kecepatan rivalnya tersebut. Malah belakangan pembalap KTM ini didekati oleh Martin.
Sempat mengalami momen, untungnya Martinator dapat bertahan. Dengan cepat, ia menemukan ritmenya lagi dan kemudian memburu Acosta. Sebuah kesalahan yang dilakukan rivalnya di Tikungan 1 pada tujuh lap terakhir, dimanfaatkan Martin untuk naik ke posisi kedua.

Dengan nyamannya Bezzecchi berada di posisi terdepan, persaingan terjadi di barisan tengah. Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) sempat membangkitkan harapan Aprilia untuk mengunci podium. Sayangnya, masalah teknis jelang enam lap tersisa memupuskan asa bintang Jepang tersebut.
Pada akhirnya, Bezzecchi menang dengan keunggulan dua detik lebih atas Martin, dengan podium dilengkapi oleh Acosta. Menghabiskan sebagian besar balapan sendirian, Di Giannantonio finis keempat. Marc Marquez berhasil posisi kelima, di depan Bastianini, disusul Alex Marquez ketujuh.
Marco Bezzecchi merebut kembali puncak klasemen MotoGP, dan semakin mantap menjadi salah satu kandidat juara dunia MotoGP 2026. Ia kini mengumpulkan 81 poin, unggul empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin. Lalu, Marc Marquez naik ke peringkat kelima, tertinggal 36 poin. Sementara itu, Raul Fernandez sekarang menduduki peringkat keenam.
Ronde 4 dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 akan digelar di Estrella Galicia Grand Prix Spanyol pada 24-26 April 2026.
(sumber: motogp.com, bola.net)