MotoGP Resmi Menghapus Wildcard Mulai Tahun Depan
Lima poin regulasi digodok oleh GPC pada bulan Maret dan April 2026, Wildcard tetap diizinkan untuk kelas Moto2 dan Moto3.
Jerez-Spektroom : Grand Prix Commission (GPC) resmi mengumumkan beberapa perubahan regulasi untuk MotoGP 2026 dan 2027, baik dari sisi teknis maupun sisi olahraga. GPC atau Komisi Grand Prix merupakan gabungan dari FIM (Federasi Balap Motor Internasional), IRTA (asosiasi tim balap MotoGP), MSMA (asosiasi pabrikan MotoGP), dan MotoGP SEG (MotoGP Sports Entertainment Group).
Lima poin regulasi digodok oleh GPC pada bulan Maret dan April 2026, dan rapatnya juga dihadiri oleh Corrado Cecchinelli (Direktur Teknologi MotoGP), Paul King (Direktur FIM CCR) dan Dominique Hebrard (Direktur Teknis FIM CTI). Hasilnya mereka rilis pada 30 April 2026.
Salah satu perubahan regulasi yang menonjol untuk MotoGP yakni penampilan wildcard akan 'dihentikan' untuk semua pabrikan mulai awal tahun 2027. Keputusan ini mengakhiri penampilan sporadis pembalap tes, yang mayoritas adalah mantan pembalap MotoGP full-time, pada akhir pekan balapan. Wildcard tetap diizinkan untuk kelas Moto2 dan Moto3.

Tidak ada penjelasan yang diberikan, tapi dengan ini para pembalap tes hanya akan memiliki kesempatan membalap sebagai pengganti pembalap reguler yang cedera. Langkah ini juga akan mengurangi peluang seorang pembalap untuk memilih peran penguji dengan harapan menggunakan jatah wildcard untuk mengamankan kursi full-time di MotoGP.
Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu menyaksikan penampilan pertama pembalap wildcard musim ini, yaitu Augusto Fernandez (Yamaha) dan Lorenzo Savadori (Aprilia). Pembalap tes lainnya termasuk mantan pemenang MotoGP Aleix Espargaro (Honda), Andrea Dovizioso (Yamaha), Dani Pedrosa (KTM), serta Takaaki Nakagami (Honda), Pol Espargaro (KTM) dan Michele Pirro (Ducati).
Saat ini, Ducati menjadi satu-satunya pabrikan yang tidak bisa menurunkan pembalap wildcard karena status konsesi 'A' mereka, tetapi pabrikan lain diizinkan menurunkan enam pembalap wildcard per musim.
Podium MotoGP terakhir yang diraih oleh pembalap wildcard adalah Pedrosa di balapan Sprint Jerez 2024, setelah Fabio Quartararo mendapat penalti tekanan ban pasca balapan.
Semua pabrikan akan memulai musim 2027 dengan peringkat konsesi B, dan peringkat akan direvisi pada pertengahan musim. Komisi Grand Prix juga mengumumkan bahwa setiap pembalap wildcard 2026 yang tersisa tidak diizinkan untuk berkompetisi dengan mesin 850cc spesifikasi 2027, terlepas dari peringkat konsesi pabrikan.
Sementara itu, sistem pemantauan tekanan ban secara real-time akan tetap digunakan untuk memulai era Pirelli musim depan, yang berarti pengukuran selama balapan akan terus menentukan apakah tekanan ban legal atau tidak.
Hitungan mundur prosedur penundaan start MotoGP – berlaku segera. Setelah penundaan start diumumkan di grid, hitungan mundur ke lap pemanasan akan dilanjutkan pada papan 5 menit, bukan papan 3 menit.
Sistem pemantauan tekanan ban yang saat ini digunakan di kelas MotoGP akan berlanjut hingga musim 2027.
Monitor detak jantung secara resmi diizinkan di kelas Moto2 dan Moto3 sebagai sensor opsional.
(Sumber: motogp, bola.net)