Trending

Mudik Aman Berbagi Cinta: Pemkab Jember Lepas Ratusan Pemudik Gratis 2026

Mudik Aman Berbagi Cinta: Pemkab Jember Lepas Ratusan Pemudik Gratis 2026
Kadishub Jember Gatot Triono saat prosesi pemberangkatan program mudik gratis (Foto: Budi/Spektroom)

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar program Mudik Gratis tahun 2026 dengan mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Cinta”. Pelepasan peserta mudik dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono , A.Md.LLAJ., S.T., M.Si, yang mewakili Bupati Jember, pada Kamis (19/03/2026) Menurut Gatot Triono, program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Gatot Triyono, mewakili Bupati Jember berpesan kepada seluruh pemudik agar turut berperan aktif dalam mempromosikan Kabupaten Jember kepada masyarakat luas. Para pemudik diharapkan dapat memperkenalkan potensi daerah, khususnya destinasi wisata, baik saat berada di kampung halaman, maupun melalui media sosial. Selain itu, pemudik juga diminta membuat vlog perjalanan mudik gratis ini sebagai bentuk dokumentasi, sekaligus sarana promosi positif daerah. “Pada tahun ini, program mudik gratis mengalami penambahan rute, yaitu Bali–Jember sebanyak dua armada bus yang telah terisi penuh. Keberangkatan rute ini telah dilaksanakan pada 16 Maret 2026 dan dilepas oleh Kapolres Badung, serta saat ini para pemudik telah tiba di Jember dengan selamat,” jelas Gatot Triyono saat memberikan sambutan di hadapan para pemudik sebelum keberangkatan, Kamis (19/03/2026). “Untuk rute utama, disiapkan tiga armada bus, dengan rincian dua bus menuju Sumenep, Madura, dan satu bus menuju Matraman, Ponorogo. Sementara itu, pemerintah juga menyiapkan arus balik dengan dua armada bus dari Sumenep menuju Jember, serta dari Matraman menuju Jember,” ungkap Gatot Triono. Gatot Triono menjelaskan, program ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta memberikan pelayanan angkutan yang aman bagi masyarakat. Pendaftaran mudik gratis dibuka mulai 26 Februari hingga 13 Maret 2026, pukul 08.00–15.00 WIB, baik secara daring maupun langsung di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Jember. Pemerintah menghimbau seluruh pemudik untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan serta memanfaatkan momentum ini untuk berbagi cerita positif tentang Jember kepada masyarakat luas. “Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat citra daerah,” pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru