Mulai April 2026 RSUD dr Soetrasno Rembang Buka Poli Sore, Layani Pasien hingga Pukul 18.00 WIB

Mulai April 2026 RSUD dr Soetrasno Rembang Buka Poli Sore, Layani Pasien hingga Pukul 18.00 WIB
RSUD dr. R. Soetrasno Rembang mulai menghadirkan layanan poli sore pada April tahun 2026. (Foto: Sigit)

Rembang-Spektroom : RSUD dr. R. Soetrasno Rembang mulai menghadirkan layanan poli sore pada tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Layanan ini diharapkan dapat mengurai antrean pasien yang selama ini cenderung menumpuk pada jam pelayanan pagi hingga siang hari.

Kasi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno, M. Nur Achdi Yustanto, menjelaskan bahwa tingginya jumlah kunjungan pasien pada pagi hari menjadi salah satu alasan utama dibukanya layanan tersebut.

“Antrean pasien dari pagi sampai siang memang cukup banyak setiap harinya. Dengan adanya poli sore ini diharapkan dapat memecah antrean, sekaligus memberi solusi bagi pasien yang tidak bisa berobat di pagi atau siang hari,” ujarnya, Rabu (8/4/2026)

Menurutnya, kehadiran poli sore juga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang memiliki kesibukan di pagi hari.

“Atau mungkin pagi tidak ingin mengganggu pekerjaannya, bisa datang di sore hari memanfaatkan poli sore yang kami buka,” tambahnya.

Saat ini, terdapat empat layanan poli sore yang telah berjalan, yakni Poli Penyakit Dalam, Poli Bedah, Poli Syaraf, dan Poli Jiwa. Ke depan, pihak rumah sakit juga berencana menambah dua layanan lainnya.

“Ini ada dua lagi yang segera menyusul buka sore hari, sedang kami proses yaitu poli kandungan dan poli jantung,” jelas Yustanto.

Adapun jam operasional pendaftaran dibuka mulai pukul 12.00 hingga 17.30 WIB, sementara pelayanan dokter berlangsung pukul 13.00 hingga 18.00 WIB.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan 0295 691444 atau 081380058444.

Berita terkait

CooSAE Dorong Alpukat Hass Jadi Komoditas Premium Pengganti Dominasi Apel dan Jeruk

CooSAE Dorong Alpukat Hass Jadi Komoditas Premium Pengganti Dominasi Apel dan Jeruk

Batu– Spektroom: Upaya diversifikasi komoditas pertanian di Kota Batu terus digencarkan. CooSAE (Cooperative Smart Agriculture Ecosystem) kini mendorong pengembangan Alpukat Hass sebagai komoditas premium yang diproyeksikan mampu menjadi penyeimbang, bahkan pengganti dominasi apel dan jeruk yang selama ini menjadi ikon daerah. CEO CooSAE Batu, Rakhmad Hardiyanto, atau yang akrab disapa

Buang Supeno
IUP Habis, Dua Tambang Batu Bara di Sawahlunto Tutup: Sinyal Keras untuk Tata Kelola dan Ketahanan Energi Daerah

IUP Habis, Dua Tambang Batu Bara di Sawahlunto Tutup: Sinyal Keras untuk Tata Kelola dan Ketahanan Energi Daerah

Sawahlunto-Spektroom : Lanskap industri batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, kembali bergeser. Dua perusahaan tambang, PT Miyor Prima Coal dan PT Guguak Tinggi Coal, resmi menghentikan seluruh operasionalnya sejak April 2026. Penutupan ini bukan sekadar dinamika bisnis biasa, melainkan sinyal keras atas semakin ketatnya tata kelola sektor pertambangan di Indonesia.

Riswan Idris