Musda XI Golkar Jaksel Digelar, Konsolidasi Kader Jadi Fokus Hadapi Pemilu 2029
Jakarta - Spektroom : DPD Partai Golkar Jakarta Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Diamond Ballroom, Arion Suites Hotel Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).
Musda diikuti sekitar 200 peserta dan peninjau yang berasal dari DPD Partai Golkar DKI Jakarta, DPD Golkar Jakarta Selatan, pimpinan organisasi sayap, ormas pendiri dan didirikan Partai Golkar, serta pimpinan kecamatan se-Jakarta Selatan.
Ketua Panitia Musda XI, Anggorokresno Abiwangsa, mengatakan pelaksanaan Musda merupakan bagian dari konsolidasi organisasi dan berpedoman pada petunjuk pelaksanaan serta ketentuan organisasi Partai Golkar. Terdapat tiga agenda utama dalam Musda. Pertama, mengevaluasi pertanggungjawaban DPD Golkar Jakarta Selatan periode 2020-2025. Kedua, menetapkan program kerja dan rekomendasi organisasi periode 2025-2030. Ketiga, memilih dan menetapkan Ketua DPD Golkar Jakarta Selatan periode 2025-2030.
"Seluruh proses persidangan dan pengambilan keputusan dilakukan dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat, demokrasi, ketertiban, dan semangat kekeluargaan," katanya.
Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menekankan pentingnya konsolidasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan tempat pemungutan suara (TPS) sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Setelah konsolidasi di tingkat kota, insyaallah dalam waktu dekat tingkat kecamatan, lanjut lagi ke tingkat kelurahan,” ujarnya.
Ia, menargetkan pada 2028 seluruh kader Golkar yang berada di TPS telah dipersiapkan sebagai saksi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengamankan suara partai sekaligus meningkatkan perolehan suara Golkar pada Pemilu 2029.
Zaki juga mendorong kombinasi kader muda dan senior dalam kepengurusan. Menurutnya, kader muda memiliki energi dan potensi besar, namun tetap membutuhkan arahan serta pengalaman dari para senior.
“Makanya kombinasi dari yang muda dan yang tua di Jakarta Selatan ini sangat dibutuhkan,” katanya.
Zaki, menegaskan, Musda XI DPD Partai Golkar diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum memperkuat soliditas, kaderisasi, dan arah kerja politik Golkar Jakarta Selatan menjelang agenda politik 2029.
Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengapresiasi pelaksanaan Musda XI Golkar. Ia, berharap forum tersebut berlangsung tertib dan demokratis serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Partai politik memiliki peran penting dalam pendidikan politik, kaderisasi kepemimpinan, dan penyaluran aspirasi masyarakat," ucapnya.
Ia juga berharap kader Golkar dapat berkontribusi secara konstruktif dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan, termasuk pelayanan publik, lingkungan, ketahanan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan generasi muda.
“Siapapun yang memperoleh amanah, semoga menjalankannya dengan integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian,” kata Syafrin.
Musda XI DPD Partai Golkar diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum memperkuat soliditas, kaderisasi, dan arah kerja politik Golkar Jakarta Selatan menjelang agenda politik 2029.