Musim Kemarau Berkepanjangan, PDAM Sleman Jamin Pasokan Air Aman
Sleman-Spektroom : Musim kemarau yang berkepanjangan mulai berdampak pada debit sejumlah sumber air di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Meski demikian, PDAM Tirta Sembada Sleman memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan tetap diupayakan aman.
Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Bernadus Edy Nugroho, mengatakan penurunan debit air selama musim kemarau mencapai sekitar 10 hingga 15 persen atau setara dengan 40 liter per detik.
Namun, kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan terus diantisipasi dengan mengoptimalkan sumber air alternatif.
“Misalnya di Sleman barat yang mengalami penurunan sumber air, kami aktifkan sumur-sumur yang masih bisa digunakan,” kata Edy saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026).
Menurut Edy, salah satu sumber air alternatif yang dimanfaatkan adalah sumur air dalam. Sumber tersebut telah mengantongi izin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sehingga dapat dioptimalkan untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.
Ia mengakui musim kemarau tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan air baku. Sejumlah sungai di Kabupaten Sleman yang sebelumnya masih mengalir kini mulai mengalami penyusutan debit, bahkan sebagian di antaranya mulai mengering.
“Kondisi kekeringan ini tidak hanya terjadi di wilayah hilir, tetapi juga mulai dirasakan di bagian hulu,” ujarnya.
Edy mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan secukupnya. Menurutnya, penghematan air diperlukan agar prinsip kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air kepada pelanggan tetap terjaga.
“Kami senang dibayar tinggi untuk air banyak, tetapi nanti yang lain tidak kebagian. Mudah-mudahan bisa merata,” katanya.
Edy menjelaskan, PDAM Tirta Sembada Sleman memanfaatkan sejumlah sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Salah satunya adalah Umbul Wadon yang berada pada ketinggian sekitar 1.250 meter di atas permukaan laut.
Selain itu, sumber air baku juga berasal dari sejumlah sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Sleman, antara lain Sungai Bedog, Sungai Konteng, Sungai Denggung, dan Sungai Opak.
Untuk menambah pasokan, PDAM juga memperoleh tambahan air dari Sungai Progo melalui sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional.
Dengan mengoptimalkan berbagai sumber air tersebut, PDAM Tirta Sembada Sleman berupaya menjaga pasokan air bersih tetap tersedia bagi masyarakat meski musim kemarau berlangsung cukup panjang.