Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah dan Transformasi Diri
Jakarta - Spektroom : Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagai momentum hijrah dan introspeksi diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Ajakan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar kepada awak media usai menghadiri wisuda santri Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang digelar di Convention Center Menara 165, Selasa (16/06/2026).
Dalam pernyataannya, Menteri Agama menekankan bahwa 1 Muharram bukan hanya menjadi penanda pergantian kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan perubahan perilaku, pola pikir, dan gaya hidup masyarakat.
Ia mengajak umat Islam untuk melakukan hijrah dari kebiasaan kurang baik menuju kebiasaan yang lebih produktif, serta dari perilaku yang tidak bermanfaat menuju tindakan yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan masyarakat luas.
Selain itu, Nasaruddin Umar juga mendorong masyarakat untuk mengubah pola hidup konsumtif menjadi lebih produktif serta memiliki pandangan yang optimistis terhadap masa depan.
Ia menyampaikan bahwa semangat hijrah juga harus diikuti dengan upaya memperkuat persatuan sosial, termasuk dengan meninggalkan perilaku negatif seperti penyebaran hoaks, fitnah, dan pembicaraan yang merugikan sesama.
Menurutnya, dalam era digital saat ini, media sosial memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat sehingga harus dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan, edukasi, dan akhlakul karimah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi secara bijak akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter dan moral.
Menutup pernyataannya, Nasaruddin Umar mengajak masyarakat untuk menjadikan 1 Muharram sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna, harmonis, dan penuh keberkahan.