Nawal Yasin Gandeng Undip Perkuat Layanan Kesehatan Mental di Posyandu dan PAUD
Spektroom - Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menggandeng Fakultas Psikologi Undip untuk menperkuat layanan kesehatan mental di Posyandu dan satuan PAUD.
Sejumlah program unggulan serta peluang kolaborasi, difokuskan pada penguatan layanan Posyandu dan peningkatan kualitas PAUD di Jawa Tengah.
"Hari ini kita melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Fokus kita adalah untuk mengembangkan program-program di Bunda PAUD dan Posyandu," ujarnya, Minggu, 25 Januari 2026.
Nawal membeberkan sejumlah peluang kolaborasi, misalnya untuk Posyandu, meliputi penguatan kapasitas kader, penyuluhan dan rehabilitasi trauma paska bencana, serta layanan konseling atau pemulihan psikis bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas korban kekerasan.
Untuk PAUD, Fakultas Psikologi Undip dapat memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas guru tentang tumbuh kembang anak serta kesehatan mental anak PAUD.
Kemudian penyuluhan orang tua tentang tumbuh kembang anak dan pengasuhan anak usia dini, serta pemulihan psiklogis bagi anak PAUD korban kekerasan atau bullying.
Menurut dia, layanan kesehatan mental ini relevan dengan permasalahan anak saat ini.
Selain itu juga menjadi bagian dari inovasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Masyarakat (SPM), yang saat ini melayani bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.
"Kita butuh sekali untuk bagaimana pembuatan modul, peningkatan kapasitas, kemudian di Posyandu nantinya paling tidak itu kita melakukan (menghadirkan) layanan kesehatan mental," ungkapnya.
Dekan Fakultas Psikologi Undip, Prof Dian Ratna Sawitri menyatakan kesiapannya untuk mendukung penguatan layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD Jawa Tengah.
Dia berharap, terjalin kerja sama yang lebih erat, khususnya dalam bidang psikologi keluarga, kesehatan mental, psikologi perkembangan, pendidikan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Pihaknya juga siap menerjunkan SDM profesional, untuk pengembangan kapasitas guru PAUD dan kader Posyandu, pengelolaan siswa berkebutuhan khusus, pemulihan kesehatan mental di daerah bencana, dan serta pendampingan anak di day care.
"Senang sekali Bu Nawal bisa hadir pada kegiatan ini bersama tim. Ke depan kami harapkan terjalin kerja sama lebih erat," harapnya.
Sementara, dari pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui diskusi lanjutan hingga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara Pokja Bunda PAUD dan TP Posyandu Jateng dengan Fakultas Psikologi Undip