"Ngralisi" Lontong Tuyuhan Memberdayakan UMKM Lokal dalam Harkopnas ke-79 Rembang

"Ngralisi" Lontong Tuyuhan Memberdayakan UMKM Lokal dalam Harkopnas ke-79 Rembang
Tradisi "ngralisi" atau makan bersama lontong Tuyuhan melibatkan pelaku UMKM lokal, di halaman Kantor Bupati Rembang.(Foto: Pemkab Rembang)

Rembang_Spektroom: Rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Rembang, Senin (13/7/2026), berlangsung sederhana namun penuh makna.

Selain upacara, acara kegiatan juga diwarnai aksi sosial pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu serta tradisi "ngralisi" atau makan bersama lontong Tuyuhan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Selain aksi sosial, panitia Harkopnas ke-79 juga menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal.

Sebanyak 500 porsi lontong Tuyuhan dibeli dari pelaku UMKM untuk disajikan kepada peserta upacara dalam kegiatan ngralisi, tradisi makan bersama yang menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong.

Pelibatan UMKM tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung sekaligus memperkenalkan salah satu kuliner khas Kabupaten Rembang kepada masyarakat.

Seusai pelaksanakan upacara, sebanyak 400 paket sembako diserahkan kepada masyarakat kurang mampu.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Fahrudin, di halaman Kantor Bupati Rembang.

Fahrudin mengatakan perkembangan koperasi di Kabupaten Rembang menunjukkan tren yang positif bukan hanya dari sisi kelembagaan dan usaha, koperasi juga terus menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Ia berharap semangat berbagi yang ditunjukkan insan koperasi dapat terus dipertahankan.

Dengan begitu, keberadaan koperasi tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Saya berharap kepada kawan-kawan koperasi terus memberikan bantuan sosial kepada saudara kita yang masih lemah (kekurangan dalam ekonomi), sehingga mereka ikut senang pada peringatan Hari Koperasi," ujar Fahrudin.

Salah seorang penerima bantuan, Wage, mengaku bersyukur mendapatkan paket sembako tersebut. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak itu mengatakan bantuan sangat berarti di tengah kondisi ekonomi yang cukup berat.

"Dapat sembako beras, minyak, Sarimi. Alhamdulillah disyukuri," ungkapnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Kabupaten Rembang tidak hanya menjadi momentum memperkuat semangat berkoperasi.

Tetapi juga mempererat kepedulian sosial, melestarikan tradisi lokal, dan mendorong perputaran ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. (mift)

Berita terkait

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp2,6 Miliar Menguatkan Keluarga, Pemkot Depok Perluas Perlindungan Pekerja Rentan

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp2,6 Miliar Menguatkan Keluarga, Pemkot Depok Perluas Perlindungan Pekerja Rentan

DEPOK – Spektroom: Suasana haru menyelimuti acara penyerahan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Aula Teratai Kantor Pemkot Depok Senin (13/07/2026). Di hadapan keluarga penerima manfaat, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa santunan yang diberikan pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan memang tidak akan pernah mampu menggantikan kehilangan

Wismo Basuki, Bian Pamungkas
27 Santri Darul Muhibbien Daftar Kuliah di UNUKASE Lewat Layanan One Day Service

27 Santri Darul Muhibbien Daftar Kuliah di UNUKASE Lewat Layanan One Day Service

Banjar–Kalsel-Spektroom : Sebanyak 27 santri Pondok Pesantren Darul Muhibbien Binuang, Kabupaten Tapin, langsung mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa baru di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) usai mengikuti sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang dikemas melalui layanan One Day Service, Minggu (12/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya

Junaidi, Bian Pamungkas