NTB Dorong Perluasan Perlindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja
Mataram-Spektroom : Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi NTB, menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, badan usaha, serta berbagai pihak yang dinilai memiliki komitmen dalam memperluas kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengatakan, Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi atas capaian dan kerja keras seluruh pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, lembaga usaha hingga pemerintah desa dalam memberikan jaminan sosial kepada para pekerja.
“Kita kembali melihat capaian atas upaya dan kerja keras kita semua. Baik itu pemerintah provinsi, kabupaten, kota, sejumlah lembaga usaha, sampai dengan pemerintah desa,” terang Wagub Ummi Dinda pada acara Jamsostek Award 2026 di Mataram (26/8/2026).
Menurutnya, capaian yang diraih tidak terlepas dari komitmen bersama dalam memastikan pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
Wagub mencontohkan manfaat jaminan kematian yang diterima para ahli waris. Menurutnya, manfaat tersebut tidak hanya menjadi bentuk perlindungan bagi keluarga pekerja, tetapi juga dapat membantu menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga yang ditinggalkan.
“Kalau kita melihat secara langsung, mendengarkan seperti apa bentuk kebahagiaan dari para ahli waris yang tadi menerima jaminan kematian, kita seakan-akan melihat seperti apa kita ikut membantu kesejahteraan masyarakat kita, terutama sekali perempuan-perempuan kepala keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara dan Papua I Nyoman Suarjaya mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu instrumen penting negara dalam menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, ketika seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja, meninggal dunia, memasuki usia tua maupun kehilangan pekerjaan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pekerja, tetapi juga seluruh anggota keluarganya.
“Pekerja adalah penggerak utama pembangunan nasional. Kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh pekerja menjadi bagian penting dari visi-misi Asta Cita Presiden,” ujarnya.
Dalam upaya menuju Indonesia Emas 2045, pemerintah pusat telah menetapkan target cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 99,5 persen pada 2045 sesuai dengan arah RPJPN.
“Target ini hanya bisa kita capai jika kita, baik itu dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, para pengusaha, bersama-sama bahu-membahu mendorong perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.
Jamsostek Award diharapkan menjadi ruang untuk melakukan evaluasi, memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kualitas perlindungan pada masa mendatang.“Kami percaya bahwa masa depan jaminan sosial ketenagakerjaan akan ditentukan oleh kemampuan kita mengubah kolaborasi menjadi sistem kerja, mengubah data menjadi kebijakan, dan mengubah kebijakan menjadi perlindungan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Adapun beberapa penghargaan pada ajang Jamsostek Award 2026 tingkat provinsi NTB diantaranya kategori Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih juara 3 selanjutnya Juara 2 Kabupaten Lombok Utara serta Kabupaten Lombok Timur berhasil menyabet Juara 1.