OJK Sumbar: Belasan Ribu Masyarakat Terjerat Pinjol dan Investasi Ilegal

OJK Sumbar: Belasan Ribu Masyarakat Terjerat Pinjol dan Investasi Ilegal
Kantor OJK Sumbar di jalan Khatib Sulaiman, Padang. (Foto: Dok: OJK Sumbar)

Spektroom - Literasi produk jasa keuangan menjadi hal penting yang terus dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebab masih sangat banyak masyarakat yang terjerat pinjaman dan investasi ilegal. Pada Januari hingga Juli 2025, jumlahnya mencapai 11 ribu lebih.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan pengaduan masyarakat terkait entitas ilegal. Sejak Januari hingga Juli 2025, OJK menerima 11.137 pengaduan yang mayoritas berkaitan dengan entitas ilegal, yang terdiri dari pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi ilegal.

Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra, Kamis (21/8/2025) mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang terjerat pinjol dan investasi ilegal karena kurangnya literasi terhadap produk jasa keuangan secara mendalam. Selain itu, juga dipicu persoalan ekonomi dan keinginan mendapatkan keuntungan besar tanpa memperhitungkan risiko.

Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra. (Foto: Dok OJK Sumbar)

Roni membeberkan, berdasar Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia (SNLKI) tahun 2025 tingkat inklusi sudah mencapai 80,51 persen. Sementara tingkat literasi baru pada angka 66,46 persen. Hal itu menggambarkan jumlah masyarakat yang menggunakan berbagai produk industri keuangan tergolong tinggi, namun belum diikuti dengan tingkat pemahaman yang memadai.

Roni menambahkan, guna menurunkan angka masyarakat yang terjerat entitas ilegal, OJK secara berkala selalu menggelar kegiatan literasi pada semua kalangan masyarakat. Kemudian melakukan pengawasan dan penindakan melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti).
Secara berkala, OJK mempublikasikan daftar Pinjol resmi.

Satgas Pasti juga memblokir dan mengumumkan daftar entitas ilegal. Sejak 2017 hingga Mei 2025, Satgas Pasti telah menghentikan 13.228 entitas keuangan ilegal yang terdiri dari 11.166 Pinjol ilegal, 1.811 investasi ilegal, dan 251 gadai ilegal. (RRE/Dods)

Berita terkait

Posyandu Keliling Bhayangkara Jemput Bola, Giliran Warga Mendawai Tak Perlu Jauh Cari Layanan Kesehatan

Posyandu Keliling Bhayangkara Jemput Bola, Giliran Warga Mendawai Tak Perlu Jauh Cari Layanan Kesehatan

Palangka Raya-Spektroom : Layanan kesehatan tak lagi harus dicari jauh dari komplek. Hari Jumat (17/04/2026) Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya turun langsung menyapa warga lewat Program Posyandu Keliling di kawasan Mendawai, menghadirkan pemeriksaan gratis dan edukasi kesehatan tepat di lingkungan masyarakat. Kegiatan yang digelar di Posyandu Mutiara

Polin, Julianto
Menteri Haji dan Umrah Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Fokuskan Keselamatan dan Layanan Haji Ramah Lansia

Menteri Haji dan Umrah Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Fokuskan Keselamatan dan Layanan Haji Ramah Lansia

Mataram-Spektroom : Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan persiapan matang yang telah dilakukan oleh seluruh calon petugas sejak beberapa bulan terakhir. Ia menekankan bahwa persiapan dan kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan operasional, termasuk kondisi cuaca dan dinamika global pasca pandemi.

Marsam Putrangga, Julianto
Asah Kemampuan dan Profesionalisme, Polres Tabalong Gelar Latihan Beladiri dan Uji Kenaikan Pangkat

Asah Kemampuan dan Profesionalisme, Polres Tabalong Gelar Latihan Beladiri dan Uji Kenaikan Pangkat

Junaidi, Agung Yunianto Tabalong–Spektroom : Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Tabalong menggelar kegiatan latihan beladiri rutin yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tabalong, Jumat (17/4/26) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah personel Polres Tabalong sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kesiapan anggota dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan, khususnya

Junaidi