Open Seat Warnai Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Embarkasi Adisumarmo Solo
Solo - Spektroom : Pemberangkatan Jamaah Calon dari Embarkasi Adisumarmo Solo hingga Kloter 13 diwarnai open seat atau kursi kosong, menyusul 8 jamaah oleh tim medis dinyatakan tidak layak terbang ke tanah suci atau dalam kondisi sakit.
Penundaan keberangkatan ini dilakukan sebagai prosedur tetap untuk menjamin keselamatan jemaah selama menempuh perjalanan udara menuju tanah suci.
Dikonfirmasi ( Sabtu 25/04/2026 ) Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, menjelaskan delapan jemaah yang tertahan tersebut kini tengah menjalani perawatan intensif dimana 3 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi, 2 jemaah ke RSUP Surakarta, dan 3 lainnya dirawat di Klinik Embarkasi.
Kondisi kesehatan yang menurun ini berimbas pada kosongnya kursi di pesawat yang seharusnya diisi oleh para jemaah tersebut.
“Jemaah yang sakit itu statusnya tertahan, sehingga muncul open seat pada kloter keberangkatan. Hal ini karena mereka belum dinyatakan layak terbang oleh petugas medis. Faktor kelelahan diduga kuat menjadi pemicunya, mulai dari kelelahan saat perjalanan menuju asrama hingga aktivitas menerima tamu di rumah yang sangat padat sebelum berangkat,” Jelas Nabila.
Kelelahan fisik yang dialami jamaah, terutama bagi lansia, sering kali tidak disadari akibat tingginya antusiasme sosial di lingkungan asal sehingga Kondisi stamina yang tidak prima saat tiba di asrama haji membuat rentan mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pemeriksaan akhir.
Pihak otoritas menegaskan jemaah yang tertunda akan dijadwalkan ulang keberangkatannya pada kloter berikutnya apabila kondisi kesehatan telah pulih dan dinyatakan fit.
Guna meminimalisir bertambahnya angka open seat di setiap kloter mendatang, PPIH Embarkasi Solo meminta jemaah yang masih berada di daerah asal untuk lebih disiplin menjaga pola istirahat dan membatasi aktivitas fisik yang menguras energi serta fokus pada kesiapan stamina agar proses pemberangkatan tidak terkendala.
“Kami selalu menghimbau jemaah haji untuk menjaga istithoahnya, terutama pola makan dan waktu istirahat yang cukup. Harapannya, saat sampai di embarkasi kondisi mereka sudah benar-benar fit sehingga layak diterbangkan tanpa harus mengalami penundaan,” Pinta Nabila.
Sementara asrama haji Donohudan Boyolali ( sabtu 25/04/2026 ) menerima kedatangan kloter 14 dan 15, dan empat kloter lainnya, kloter 10, 11, 12, dan 13,atau sebanyak 3.935 jamaah telah diterbangkan sesuai jadwal ke Arab(Dan)