Operasi Gabungan Satpol PP Kota Surabaya - Bea Cukai Sidoarjo Berhasil Mengamankan 9500 Batang Rokok Ilegal.

Operasi Gabungan Satpol PP Kota Surabaya - Bea Cukai Sidoarjo Berhasil Mengamankan 9500 Batang Rokok Ilegal.
Satpol PP Surabaya dan Bea Cukai mengamankan ribuan batang rokok illegal. (Foto: Diskominfo Surabaya)

Spektroom - Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kota Surabaya bersama Bea Cukai Sidoarjo dan Polrestabes Surabaya terus mengintensifkan Operasi Gabungan untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Pahlawan. Pada awal September 2025, tim gabungan melaksanakan operasi di tiga lokasi yang berada di kawasan Surabaya Selatan.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran rokok tanpa pita cukai yang masih marak beredar di pasaran.

“Giat ini kami lakukan secara berkala, yang mana Operasi Gabungan ini merupakan bentuk sinergitas kami bersama Bea Cukai Sidoarjo. Karena selain melanggar aturan, peredaran Rokok Ilegal ini juga merugikan penerimaan Negara,” ujar Zaini, Senin (15/9/2025)

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 475 bungkus atau sekitar 9.500 batang Rokok Ilegal yang ditemukan dijual oleh pedagang asongan.

“Kami melakukan pengawasan serta operasi di tiga lokasi, ketiga lokasi ini berada di wilayah Surabaya Selatan. Dua lokasi merupakan toko kelontong, untuk temuannya nihil. Sedangkan pada lokasi terakhir kami temukan Rokok Ilegal sedang diperjualbelikan oleh penjual rokok asongan,” terang Zaini.

Selain melakukan penindakan, Zaini menyatakan bahwa Satpol PP bersama Bea Cukai Sidoarjo juga memberikan sosialisasi kepada para pedagang, baik yang kedapatan menjual maupun tidak.

“Kami juga lakukan sosialisasi kepada mereka, untuk tidak memperjualbelikan Rokok Ilegal ini. Nantinya jika masih ditemukan pedagang yang menjual Rokok Ilegal, maka kami bersama Bea Cukai Sidoarjo dan petugas Gabungan lainnya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Bea Cukai Sidoarjo, I Gusti Agung Ngurah, mengungkapkan bahwa barang bukti yang diamankan merupakan Rokok Ilegal polos atau tanpa Pita Cukai.

“Untuk barang bukti kami amankan, selanjutnya akan kami lakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan jenis pelanggaran di Bidang Cukai berdasarkan Undang – Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai,” ujar Ngurah.

Ia menambahkan, Operasi bersama ini akan terus digelar secara berkala sebagai wujud kolaborasi Bea Cukai Sidoarjo dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam menekan peredaran Rokok Ilegal.

“Selain dukungan dari perangkat Daerah, kami juga berharap sinergitas dari masyarakat untuk ikut mengawasi serta melaporkan kepada kami, Satpol PP Kota Surabaya, maupun pihak kepolisian, jika menemukan adanya indikasi peredaran Rokok Ilegal di lingkungan sekitar,” pungkasnya. (Agus Suyono)

Berita terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat, Bupati Kuansing: Terimakasih Polri

Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat, Bupati Kuansing: Terimakasih Polri

Kuantan Singingi-Spektroom : Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Hal ini ditegaskan Kapolda Riau Herry Heriawan dalam rangkaian peresmian jembatan yang dipusatkan di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Selasa (17/3/2026). Peresmian tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan

Salman Nurmin, Rafles
Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama  Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis, H. Toharudin, menghadiri peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama (ground breaking) 83 Jembatan Merah Putih Presisi se-Provinsi Riau. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderap Polisi Listyo Sigit Prabowo dan turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua

Salman Nurmin, Rafles