Ops Damai Cartenz Berbagi Kasih, Hadirkan Bantuan dan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Pelosok Timika

Ops Damai Cartenz Berbagi Kasih, Hadirkan Bantuan dan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Pelosok Timika
Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan sosial "Berbagi Kasih" dengan warga. (Foto: Humas Polri)

Timika–Spektroom : Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kasih” dengan menyambangi warga di Kampung SP7, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kasatgas Ban Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.H., didampingi Wakasatgas Ban AKP Ferdinan Alfapike tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat di wilayah pelosok Papua.

Dalam kegiatan itu, personel Ops Damai Cartenz-2026 menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat juga disambut hangat dan penuh antusias oleh warga setempat.

Selain memberikan bantuan sosial, personel turut mengunjungi area perkebunan warga yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan pangan masyarakat di Kampung SP7. Berbagai tanaman hortikultura seperti cabai hingga anggur tampak tumbuh dan dikelola oleh masyarakat setempat.

Tak hanya itu, Subsatgas Kesehatan Ops Damai Cartenz-2026 yang dipimpin Iptu dr. Romi Mahar juga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemberian obat-obatan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Satgas juga menyerahkan bantuan makanan. (Foto: Humas Polri)

Suasana penuh keakraban terlihat ketika personel berinteraksi dengan anak-anak kampung. Kehadiran aparat keamanan melalui pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional serta memperkuat rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial dan kemanusiaan akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat Papua.

“Kegiatan berbagi kasih ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Papua. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui pelayanan kemanusiaan,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.

Selain itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di Papua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Kehangatan dan kebersamaan seperti inilah yang terus kami bangun di Tanah Papua,” ungkap Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan kebersamaan bersama masyarakat Kampung SP7, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika. (Eva. M/Humas Polda Maluku)

Berita terkait

POLRI PERKUAT KESIAPSIAGAAN HADAPI BENCANA (AMAN NUSA II 2026), MELALUI LATIHAN OLAH STRATEGI.

POLRI PERKUAT KESIAPSIAGAAN HADAPI BENCANA (AMAN NUSA II 2026), MELALUI LATIHAN OLAH STRATEGI.

Ambon-Spektroom: Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam melalui Latihan Olah Strategi (Aman Nusa II Tahun 2026) yang digelar Stamaops Mabes Polri bersama seluruh jajaran Polda, Kamis (17/9/2026). Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memastikan kesiapan personel, sistem komando, komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi situasi bencana yang

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Kepastian Hukum Jadi Fondasi Kepercayaan Investor di NTB

Kepastian Hukum Jadi Fondasi Kepercayaan Investor di NTB

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menempatkan kepastian hukum dan kemudahan berusaha sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan investor. Kepastian tersebut tidak hanya menyangkut proses perizinan, tetapi juga legalitas usaha dan dukungan ekosistem hukum yang memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan investasinya. Hal itu ditegaskan Wakil

Marsam Putrangga, Julianto
ссс