Pacuan Kuda Tradisional Jeneponto Sulawesi Selatan

Reporter: M. Yahya Patta

Pacuan Kuda Tradisional Jeneponto Sulawesi Selatan
Lomba Pacuan Kuda Tradisional Jeneponto Sulsel (Foto: Dokumentasi Karaeng Sutte)

Spektroom - Kabupaten Jeneponto atau biasa disebut Butta Turatea identik dengan sebutan kota kuda. Kuda di bumi Turatea tidak hanya dikenal sebagai kuda beban atau Jarang yang dalam bahasa lokal disebut "Patteke" namun juga sebagai simbol gaya hidup dan status sosial sehingga sebagian besar masyarakat Turatea memiliki kuda. Ada kebiasaan menarik bagi pemilik kuda di Jeneponto terutama mereka yang memiliki hobby atau menggemari kuda pacu, dimana pada waktu-waktu tertentu mereka mengikutkan kudanya di arena pacuan kuda tradisional atau bahasa lokal “appa lumba jarang”.

Andi Thahal Fasni Karaeng Sutte, Pemilik Arena Pacuan Kuda Pantai Karsut Desa Kampala Kecamatan Arungkeke Jeneponto (Foto: M. Yahya Patta)

Adalah sosok Karaeng Sutte salah seorang tokoh masyarakat Turatea dan pemerhati kuda pacu menyiapkan arena pacuan kuda di kampung halamannya tepatnya di Pantai Karsut Kampala. Menurut Karaeng Sutte, lintasan arena pacuan kuda sepanjang 2 kilo meter dan kuda pacu selain kuda lokal juga kuda impor dengan joki usia antara 8 sampai 16 tahun tergantung jenis kuda yang ditunggangi. Tentang waktu  pacuan kuda dilaksanakan tidak memiliki jadwal khusus, tergantung kesepakatan pemilik kuda pacu dengan masyarakat.

Berita terkait

Lebaran Hari Pertama, Jalanan Kota Depok Padat Merayap: Antara Silaturahmi dan Macet yang “Bikin Sabar "

Lebaran Hari Pertama, Jalanan Kota Depok Padat Merayap: Antara Silaturahmi dan Macet yang “Bikin Sabar "

Depok-Spektroom: Hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah diwarnai dengan padatnya arus lalu lintas di sejumlah titik strategis. Sabtu sore (21/3/2026), jalanan di Depok tampak dipenuhi kendaraan warga yang tengah bersilaturahmi maupun berlibur bersama keluarga. Kepadatan terlihat di Jalan Sawangan, Jalan Nusantara di Kecamatan Pancoran Mas, Jalan Raya Mochtar, hingga

Asmari, Buang Supeno