Padang Intensifkan Imunisasi Zero Dose untuk Lindungi Anak dari Berbagai Penyakit

Padang Intensifkan Imunisasi Zero Dose untuk Lindungi Anak dari Berbagai Penyakit
Pelaksanaan Imunisasi di Kecamatan Koto Tangah, Padang. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Spektroom – Mendukung program nasional Intervensi Zero Dose, Pemerintah Kota Padang terus mendorong pelaksanaan imunisasi sebagai langkah strategis menurunkan angka anak dengan status Zero Dose.

Sebagai bentuk komitmen, Ketua TP-PKK Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, turun langsung meninjau pelaksanaan imunisasi di Kecamatan Koto Tangah, Jumat (26/9/2025).

“Imunisasi dasar merupakan investasi kesehatan terpenting bagi anak. Setiap anak berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan imunisasi, anak terlindungi dari berbagai penyakit, sekaligus membentuk kekebalan kelompok (herd immunity),” ujarnya.

Ia menegaskan, peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk mendorong kesadaran orang tua. Edukasi dan penyuluhan dari tokoh ulama serta tokoh adat dinilai efektif untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya imunisasi.

"Bukan hanya melindungi anak sendiri, tapi juga untuk melindungi masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengatakan imunisasi adalah salah satu langkah paling efektif dalam mencegah penyakit.

"Dengan menggerakkan semua potensi, termasuk kader PKK, posyandu, tokoh agama, dan masyarakat, kita berharap Padang dapat menjadi kota sehat yang bebas dari anak Zero Dose," harapnya.

Senada dengan itu, Ketua Pokja IV TP-PKK Sumbar, Bahrizal Basir, menambahkan, imunisasi bukan hanya soal kesehatan anak, tapi juga investasi masa depan bangsa.

"Kami mengajak orang tua agar tidak ragu dengan imunisasi. Dibutuhkan dukungan semua pihak agar setiap anak bisa mendapatkan imunisasi dasar lengkap," harapnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Koto Tangah, Ny. Vanny Fizlan Setiawan, menyebutkan bahwa sasaran Zero Dose di wilayahnya sebanyak 687 anak. (RRE/MA/Charlie)

Berita terkait

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan

Junaidi