Trending

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda
Kegiatan Kelompok 4 KKN UNISKA MAB Banjarmasin ke Desa Koanda, Kabupaten Batola, Kalsel. (Foto Dosen Pembimbing)

Junaidi, Agung Yunianto

Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan Masyarakat yang Mandiri dan Berkelanjutan.”

Desa Koanda Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki potensi utama di sektor perkebunan kelapa sawit. Namun, limbah cangkang sawit yang dihasilkan selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Melihat kondisi tersebut, Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 berinisiatif menghadirkan program inovatif yang berfokus pada pengolahan limbah sawit menjadi briket bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat, kelompok tani, dan pemuda desa mengenai potensi limbah sawit sebagai sumber energi alternatif. Selanjutnya, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan praktik langsung pembuatan briket, mulai dari proses pengeringan cangkang sawit, penghalusan bahan, pencampuran perekat, hingga pencetakan briket.

Ketua Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Nia Septiani Jurusan Manajemen menyampaikan, program ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.
“Melalui program briket cangkang sawit ini, kami berharap masyarakat Desa Koanda tidak hanya mampu mengurangi limbah, tetapi juga memperoleh peluang usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian desa,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UNISKA 2026 Sanjaya,M.Pd turut mengapresiasi program yang dijalankan mahasiswa.
“Program kerja yang dilakukan Kelompok 4 ini sangat relevan dengan potensi lokal desa. Kegiatan ini mencerminkan peran mahasiswa sebagai agen pemberdayaan masyarakat dan solusi atas permasalahan lingkungan,” ungkapnya.

Kepala Desa Koanda juga menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNISKA, khususnya Kelompok 4, yang telah membantu masyarakat kami memanfaatkan limbah sawit menjadi sesuatu yang bernilai. Program ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat berlanjut setelah KKN selesai,” tuturnya.

Masyarakat Desa Koanda terlihat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap keterampilan pembuatan briket dapat terus dikembangkan menjadi usaha desa.

Melalui program pemanfaatan limbah sawit menjadi briket, Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 berkomitmen untuk mendorong terwujudnya Desa Koanda yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.*****

Berita terkait

Festival Dolanan Bocah Pasarkliwon Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Anak

Festival Dolanan Bocah Pasarkliwon Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Anak

Surakarta – Spektroom: Upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mengenalkan warisan budaya Nusantara kepada generasi muda diwujudkan melalui Festival Dolanan Bocah Kecamatan Pasarkliwon di Pendopo Kecamatan, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini melibatkan anak-anak dari 10 kelurahan untuk mengenal dan memainkan kembali berbagai dolanan tradisional yang sarat nilai edukasi. Festival dibuka

Ciptati Handayani, Heriyoko