Trending

Padat Karya Penanganan Sampah Jakarta Buka 264 Lowongan

Padat Karya Penanganan Sampah Jakarta Buka 264 Lowongan
Ilustrasi: Proses pengolahan sampah dengan menggunakan mesin. (Foto: IIS/Spektroom).

Jakarta – Spektroom : Di tengah tantangan menjaga kebersihan Ibu Kota, penanganan sampah kini membuka peluang bagi warga untuk mendapatkan penghasilan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyediakan 264 lowongan kerja melalui program padat karya yang berlangsung selama November hingga Desember 2026. Program ini tidak sekadar menawarkan pekerjaan sementara, tetapi juga mengajak masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan sampah, mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan menjadi produk yang bermanfaat.

Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan program dirancang untuk memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat penanganan sampah sehari-hari di Jakarta.

“Program padat karya membuka kesempatan bagi warga untuk memperoleh penghasilan sekaligus terlibat langsung dalam penanganan sampah. Kami berharap program ini memberikan manfaat ekonomi dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta,” ujarnya, seperti dilansir dari website resmi Pemprov DKI, Sabtu (24/10/2026).

Dari total 264 lowongan, sebanyak 139 posisi tersedia untuk petugas pemilah sampah organik dan anorganik, 25 tenaga pendukung atau helper RDF Plant, serta 100 petugas pengangkat sampah. Penempatan dilakukan di wilayah kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dengan mempertimbangkan domisili peserta.

Kesempatan ini terbuka bagi laki-laki maupun perempuan yang memiliki KTP DKI Jakarta. Pelamar tidak diwajibkan memiliki ijazah atau kualifikasi pendidikan formal tertentu. Prioritas diberikan kepada warga kelompok desil 1 - 5, sehingga program ini diharapkan menjangkau masyarakat yang membutuhkan tambahan penghasilan.

Peserta yang lolos seleksi akan bekerja selama 2 bulan, dengan 20 hari kerja setiap bulan. Upah yang diberikan sebesar Rp174.748 per hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas pemilah membantu pengangkutan sampah dari titik pengumpulan menuju tempat penampungan sementara, menyiapkan material untuk mesin pembubur, membuat lubang biopori, serta membantu pengomposan.

Sementara itu, tenaga pendukung RDF Plant membantu pengolahan sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF), yakni bahan bakar alternatif berbahan dasar sampah. Petugas pengangkat sampah bertanggung jawab memuat sampah ke kendaraan pengangkut dan memastikan tidak ada sampah tercecer selama proses pemindahan.

Pendaftaran dibuka pada 23–25 Oktober 2026 melalui laman resmi Jakarta.go.id dengan mengisi data diri dan mengunggah KTP. Verifikasi berlangsung pada 26–27 Oktober, evaluasi pada 28 Oktober, pengumuman peserta pada 29 Oktober, dan penandatanganan kontrak pada 30 Oktober 2026.

Melalui program ini, pemerintah berharap tercipta manfaat ganda: membantu perekonomian keluarga sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan permukiman dan ruang publik di Jakarta.

Berita terkait

IKOPIN Sebagai Pusat Riset dan Pendidikan Pengembangan Bisnis Koperasi.

IKOPIN Sebagai Pusat Riset dan Pendidikan Pengembangan Bisnis Koperasi.

Jatinangor – Spektroom : Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi mendorong Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN University) terus memperkuat posisinya sebagai pusat riset dan pendidikan model pengembangan bisnis koperasi. Hal itu disampaikan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Wisuda ke-53 IKOPIN University, Jatinangor, Jawa Barat Sabtu (24/10/2026).  “Saya berharap Universitas Koperasi

Nurana Diah Dhayanti
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Jeneponto-Spektroom : Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., secara resmi membuka Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jeneponto, Sabtu (24/10/2026), di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten

Yahya Patta, Julianto