Padel Global Masuk Kalbar

Padel

Padel Global Masuk Kalbar
Kapolda Irjen pol Pipit Rismanto didampingi Ibu Bhayangkari meresmikan lapangan Padel YeKaBe ditandai dengan pemotongan Pita. Foto : Bidhumas Polda Kalbar

Spektroom – Lapangan Padel YeKaBe yang berlokasi di Jalan Adisucipto KM 9,5, Kabupaten Kubu Raya, resmi dibuka. Jumat (16/01/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya aktivitas olahraga padel di kawasan tersebut.

Kapolda Kalbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan lapangan padel YeKaBe. Ia juga mengajak jajaran kepolisian di semua level untuk memanfaatkan fasilitas itu sebagai sarana olahraga dan kebersamaan.

“Tugas kita sebagai keluarga besar kepolisian adalah mendukung kegiatan Bhayangkari dan para pimpinan di semua level agar ikut meramaikan lapangan ini. Tentunya dengan harga khusus bagi anggota kepolisian,” ujar Pipit.

Peresmian Lapangan Padel YeKaBe dinilai tidak hanya memperkaya fasilitas olahraga di Kalimantan Barat, tetapi juga sejalan dengan agenda besar keolahragaan nasional dan internasional. “Selamat kepada pengurus Kemala Bhayangkari atas peresmian lapangan padel YeKaBe. Semoga kehadirannya berdampak positif secara ekonomi, sosial, serta mampu meminimalisir kegiatan negatif di masyarakat,” ucapnya.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menilai keberadaan lapangan padel ini dapat meningkatkan semangat personel Polri dalam menjaga kebugaran fisik sekaligus memperkuat komunikasi internal. “Olahraga adalah modal utama bagi kami untuk menjaga kebugaran agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Kehadiran lapangan padel di Kalimantan Barat menjadi bagian dari gelombang besar popularitas olahraga ini secara global. Padel pertama kali diciptakan pada 1969 di Acapulco, Meksiko, oleh Enrique Corcuera. Olahraga ini lahir dari keterbatasan ruang lapangan tenis, dengan inovasi berupa dinding di sekeliling lapangan yang justru menjadi ciri khas padel.

Perkembangan signifikan terjadi pada 1970-an ketika Pangeran Alfonso dari Spanyol memperkenalkan padel ke negaranya setelah bermain di Meksiko. Spanyol kemudian menjadi pusat pertumbuhan padel dunia, dengan jumlah pemain terbanyak hingga saat ini. Dari sana, padel menyebar ke Amerika Latin seperti Argentina, Uruguay, dan Brasil, yang turut mendorong berdirinya Federasi Padel Internasional (FIP).

Kini, padel dimainkan di lebih dari 90 negara dan dikenal sebagai salah satu olahraga raket dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Keseruan permainan, kemudahan aturan, serta sifat sosial yang kuat membuat padel diminati berbagai kalangan usia.

Peresmian Lapangan Padel YeKaBe di Kalimantan Barat menjadi penanda padel tidak lagi terbatas di kota-kota besar, tetapi mulai merambah daerah sebagai alternatif olahraga modern yang menyehatkan sekaligus mempererat interaksi sosial.

Berita terkait