Pakar Transportasi Dorong Standar Pemeriksaan Kesehatan Pramudi Angkutan Umum

Pakar Transportasi Dorong Standar Pemeriksaan Kesehatan Pramudi Angkutan Umum
Pramudi memiliki peran sentral dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan transportasi publik. (Foto: Dok. Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi pramudi atau pengemudi angkutan umum dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan keselamatan transportasi publik.

Kondisi kesehatan pengemudi berpengaruh langsung terhadap konsentrasi, kewaspadaan, kemampuan mengambil keputusan, hingga respons saat mengemudikan kendaraan yang mengangkut banyak penumpang.

Pakar Transportasi Nasional, Djoko Setijowarno, mengatakan pramudi memiliki peran sentral dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan transportasi publik. Karena itu, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin perlu menjadi standar bagi seluruh operator angkutan umum.

"Gangguan kesehatan dapat menyebabkan penurunan stamina, berkurangnya konsentrasi, waktu reaksi yang lebih lambat, hingga kesalahan dalam mengambil keputusan. Kondisi tersebut tentu meningkatkan risiko kecelakaan," ujar Djoko dalam keterangannya kepada Spektroom, Selasa (4/8/2026).

Djoko yang juga Akademisi Program Studi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang sekaligus Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu mengapresiasi langkah Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (Perdoki) yang mendorong pemeriksaan kesehatan berkala sebagai bagian dari surveilans kesehatan kerja bagi pramudi.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan memantau kondisi kesehatan, mendeteksi penyakit sejak dini, mengevaluasi dampak lingkungan kerja, sekaligus memastikan seorang pramudi layak bertugas (fit to work).

Terlebih, pramudi termasuk pekerja dengan tingkat risiko tinggi (safety-critical worker). Berbagai gangguan kesehatan, seperti penurunan fungsi penglihatan, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, gangguan tidur, gangguan neurologis, gangguan mental, hingga penyalahgunaan zat dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

“Selain pemeriksaan kesehatan fisik, diperlukan pula asesmen psikologis karena seorang pramudi dituntut memiliki kesiapan fisik, sensorik, kognitif, dan psikologis yang baik selama bertugas,” ujarnya.

Ia menilai, hingga kini pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pramudi masih dilakukan secara terpisah oleh masing-masing operator maupun fasilitas kesehatan, sehingga jenis pemeriksaan, frekuensi, serta standar kelayakan bekerja belum seragam.

Karena itu, Djoko mendukung langkah PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang mulai menyusun Standar Kesehatan Kerja Pramudi bersama Perdoki, serta Standar Asesmen Psikologis Pramudi bekerja sama dengan Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan.

Berita terkait

Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman

Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman

Sawahlunto–Sektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto kembali melanjutkan penertiban kabel utilitas di Kecamatan Barangin, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari tahap kedua program penataan infrastruktur perkotaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan kawasan kota yang lebih tertata, aman, nyaman, serta memiliki nilai estetika yang mendukung citra Sawahlunto sebagai kota wisata dan

Riswan Idris, Buang Supeno
500 Paket Sembako Disalurkan, Wagub Kepri Tegaskan Komitmen Pemerintah Ringankan Beban Warga

500 Paket Sembako Disalurkan, Wagub Kepri Tegaskan Komitmen Pemerintah Ringankan Beban Warga

Tanjungpinang- Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyerahkan sebanyak 500 paket sembako kepada masyarakat di Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Selasa (4/8/2026). Bantuan kesejahteraan sosial tersebut diberikan sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah berbagai

Desmawati, Buang Supeno
Pemrov Kepri terus memperkuat penerapan SPBE pemanfaatan TTE tersertifikasi.

Pemrov Kepri terus memperkuat penerapan SPBE pemanfaatan TTE tersertifikasi.

Tanjungpinang- Spektroom : Penerapan Sistim Pemerintah Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ditandai dengan penyerahan Rekomendasi Integrasi TTE pada Aplikasi SIGAJIAN oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau(Kepri) kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kepri. Rekomendasi tersebut diserahkan oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri Dwi Anggraeni kepada Kepala Bidang

Desmawati, Buang Supeno
Ely Toisutta Tantang 17 Pejabat Ambon Pulang dari PKN II Bawa Inovasi, Bukan Sekadar Sertifikat

Ely Toisutta Tantang 17 Pejabat Ambon Pulang dari PKN II Bawa Inovasi, Bukan Sekadar Sertifikat

Ambon-Spektroom: Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta menantang 17 pejabat eselon II Pemerintah Kota Ambon yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVIII Tahun 2026 agar kembali dengan membawa inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar membawa pulang sertifikat kelulusan. Pesan itu disampaikan Ely saat menghadiri pembukaan

Eva Moenandar, Buang Supeno