Palangka Raya Berkomitmen Indeks SPBE Tertinggi se-Kalteng

Palangka Raya Berkomitmen Indeks SPBE Tertinggi se-Kalteng
Serius wawalikota Achmad Zaini dan Saipullah Ka diskominfo Palangka Raya (dok.mmcpraya)

Spektroom – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) berkomitmen memperkuat transformasi digital. Hasil evaluasi Kementerian PANRB tahun 2024 mencatat Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kota Palangka Raya di angka 3,75 dengan predikat sangat baik—tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemko dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. “Alhamdulillah, tiap tahun nilai Indeks SPBE Kota Palangka Raya terus meningkat. Dari 3,03 dengan predikat baik, kini 3,75 dengan predikat sangat baik,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Menurutnya, peningkatan ini tidak terlepas dari penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE Kota Palangka Raya sebagai landasan transformasi digital. “Ini membuktikan keseriusan Pemko Palangka Raya dalam menghadirkan layanan publik berbasis digital,” tambahnya.

Saipullah menekankan bahwa keberhasilan tersebut perlu dijaga melalui kolaborasi lintas sektor, baik internal maupun eksternal pemerintah. Ia optimistis nilai Indeks SPBE akan terus meningkat.

“Saya percaya, ke depan SPBE Palangka Raya akan semakin kuat dan mampu menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tandasnya, dikutip dari MMCPraya, Sabtu (13/9/2025). Tampaknya belum cukup puas dan optimis, Pemko targetkan lompatan digital dengan tata kelola pemerintahan bersih, transparan, dan responsif. (Polin.Ndk)

Berita terkait

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Spektroom - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan memprioritaskan daerah-daerah terdampak bencana sebagai lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral negara terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Safari Ramadhan tahun ini kita arahkan ke daerah-daerah terdampak bencana, agar

Rafles