Panen Perdana Jagung di Landak, Kisah Syamsiah dan Harapan Baru Ketahanan Pangan dari Desa

Panen Perdana Jagung di Landak, Kisah Syamsiah dan Harapan Baru Ketahanan Pangan dari Desa
Panen jagung perdana dihamparan lahan desa rantau panjang sebangki kabupaten landak ini kolaborasi Polri,PPL dan Kelompok tani dalam menunjang ketahanan Pangan. (Foto: Humas Polsek Sebangki Landak)

Landak-Spektroom : Di bawah terik matahari yang menyinari hamparan lahan di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, senyum tak henti mengembang dari wajah Syamsiah.

Perempuan petani itu menyaksikan hasil kerja kerasnya selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil.

Selasa (4/8/2026) menjadi hari yang istimewa. Di lahan seluas dua hektare miliknya, panen perdana jagung digelar bersama penyuluh pertanian, aparat kepolisian, dan masyarakat setempat.

Hasil ubinan yang mencapai sekitar lima ton menjadi penanda keberhasilan budidaya jagung yang selama ini dirawat dengan penuh ketekunan.

Bagi Syamsiah, panen tersebut bukan sekadar tentang hasil produksi.

Lebih dari itu, panen menjadi simbol harapan bagi petani desa yang terus berjuang menghadapi berbagai tantangan pertanian, mulai dari cuaca hingga biaya produksi yang kian meningkat.

"Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menanam dan memanfaatkan lahan yang ada," ujar Syamsiah di sela kegiatan panen.

Keberhasilan itu lahir dari kolaborasi yang terjalin di lapangan. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Rantau Panjang, Manghingut, secara rutin memberikan pendampingan teknis kepada petani.

Sementara itu, kehadiran Bintara Penggerak dan jajaran Polsek Sebangki menjadi dukungan moral sekaligus bagian dari program penguatan ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah.

Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah yang turut hadir dalam panen perdana tersebut mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi membutuhkan sinergi berbagai pihak agar mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

"Ketika pertanian tumbuh, ekonomi masyarakat juga bergerak. Karena itu kami mendukung setiap upaya yang dapat meningkatkan produktivitas petani," katanya.

Di tengah berbagai tantangan global yang berdampak pada sektor pangan, kisah dari sebuah desa kecil di Kabupaten Landak ini menghadirkan optimisme.

Hamparan jagung yang menguning di lahan Syamsiah menjadi bukti bahwa ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari program besar, melainkan dari kerja keras petani yang didukung pendampingan dan gotong royong.

Manghingut menjelaskan bahwa capaian panen tersebut menunjukkan teknik budidaya yang diterapkan berjalan dengan baik.

Mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga perawatan tanaman dilakukan secara terencana.

Panen perdana itu pun menjadi lebih dari sekadar agenda pertanian. Ia menjadi cerita tentang ketekunan, kolaborasi, dan harapan.

Dari Desa Rantau Panjang, semangat untuk menjaga ketersediaan pangan tumbuh bersama setiap tongkol jagung yang dipanen, membawa harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Berita terkait

Rendahnya Cakupan Imunisasi Menjadi Perhatian, Kemenag Ternate Perkuat Peran Madrasah Sukseskan Program BIAS 2026

Rendahnya Cakupan Imunisasi Menjadi Perhatian, Kemenag Ternate Perkuat Peran Madrasah Sukseskan Program BIAS 2026

Ternate-Spektroom : Kementerian Agama Kota Ternate kembali memfasilitasi pelaksanaan hari kedua Sosialisasi Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026, Rabu (5/8/2026), di Ruang Guru MIN 2 Ternate, Jalan Pertamina, Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Dinas Kesehatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara madrasah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Perkuat Mutu Layanan KB, Plt Kaper BKKBN  Audiensi dengan BPOM Maluku Utara

Perkuat Mutu Layanan KB, Plt Kaper BKKBN Audiensi dengan BPOM Maluku Utara

Sofifi–Spektroom : Dalam upaya memperkuat pengendalian mutu pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Provinsi Maluku Utara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos, melakukan audiensi strategis dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Prof. Triyo: Kampus Tak Boleh Hanya Meluluskan Sarjana, tetapi Mencetak Pemimpin Berkarakter

Prof. Triyo: Kampus Tak Boleh Hanya Meluluskan Sarjana, tetapi Mencetak Pemimpin Berkarakter

Malang | Spektroom: Perguruan tinggi menghadapi tantangan yang jauh lebih besar daripada sekadar menghasilkan lulusan tepat waktu. Kampus dituntut mampu mencetak generasi yang memiliki karakter kuat, daya saing global, sekaligus kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Pesan itu menjadi penekanan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Triyo

Buang Supeno