Pangdam Pattimura: Sinergi dengan Media Kunci Menjaga Stabilitas dan Mengawal Pembangunan Maluku
Ambon-Spektroom : Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara TNI dan insan pers sebagai fondasi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengawal pembangunan di Maluku. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Pangdam XV/Pattimura bersama insan Media Provinsi Maluku di Red Brick Cafe, Ambon, Rabu (1/7/2026).
Mengusung tema "Sinergitas Kodam XV/Pattimura dan Insan Media: Kolaborasi Kuat Merawat Stabilitas Keamanan demi Kemajuan Maluku," kegiatan itu dihadiri jajaran Kodam XV/Pattimura serta Ketua PWI Maluku Aleks Sariwating. Kepsta RRI Ambon Yani Latuheru dan insan pers
Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan, silaturahmi menjadi ruang membangun komunikasi yang terbuka antara TNI dan media agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung.
"Kita harus sering bertukar informasi agar hubungan semakin akrab. Kalau tidak akrab, kita akan semakin jauh. Karena itu, niat saya semata-mata adalah bersilaturahmi," katanya.
Meski baru sekitar tiga bulan bertugas di Maluku, Pangdam mengaku terus memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tidak ada institusi yang sempurna sehingga kolaborasi menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Ia menilai kondisi keamanan di Ambon dan Maluku secara umum semakin kondusif, meski masih terdapat tantangan berupa konflik antarwarga yang membutuhkan perhatian bersama.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga memaparkan perkembangan sejumlah isu strategis nasional di Maluku. Salah satunya penataan aktivitas pertambangan di Gunung Botak yang kini mulai berjalan melalui mekanisme perizinan pemerintah daerah.
"Saya merasa tertantang agar persoalan ini benar-benar selesai, bukan ditutup lalu dibuka kembali. Semua dilakukan melalui koordinasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan," tegasnya.
Selain Gunung Botak, Pangdam menyampaikan perkembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang menurutnya memasuki tahap penting. Tim terpadu telah menyelesaikan pendataan dan penghitungan lahan, sementara proses pembayaran kepada masyarakat terus berlangsung.
Menurutnya, seluruh tahapan tersebut dipercepat untuk mendukung rencana kunjungan Presiden RI ke Maluku pada 16 Juli 2026.
"Besok saya ke Jakarta untuk melaporkan perkembangan terakhir Blok Masela. Saya optimistis persoalan ini dapat diselesaikan selama tidak ada kepentingan-kepentingan yang menghambat," jelas Pangdam.
Pangdam berharap hubungan baik antara aparat keamanan dan media terus dipelihara karena memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas daerah dan menciptakan iklim pembangunan yang sehat.
Sementara itu, Ketua PWI Maluku Alex Sariwating mengapresiasi keterbukaan Pangdam XV/Pattimura dalam membangun komunikasi dengan insan pers.
Menurutnya, forum silaturahmi yang telah berlangsung untuk kedua kalinya itu menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan Maluku.
Aleks juga mengingatkan bahwa media memiliki peran penting dalam membangun opini publik yang positif sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap Maluku, termasuk dalam mengawal percepatan pembangunan PSN Blok Masela.
"Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga iklim investasi di Maluku. Semoga silaturahmi ini terus dipelihara dan keterbukaan seperti yang ditunjukkan Pangdam dapat terus terjaga demi keharmonisan di Ambon dan Maluku secara keseluruhan," tutupnya. (EM)