Pangdam XXI / Radin Inten Kristomei : Prajurit Infanteri Wajib Jalin hubungan Harmonis, Ramah, dan Manunggal Dengan Rakyat

Pangdam XXI / Radin Inten Kristomei :  Prajurit Infanteri Wajib Jalin hubungan Harmonis, Ramah, dan Manunggal Dengan Rakyat
Mayor Jenderal (Mayjen) Kristomei Sianturi - Pangdam XXI Radin Inten (Foto Capture YouTube BerMitra).

Spektroom - Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik, Achmad Saefulloh menghadiri Acara Gerak Jalan yang dirangkai dengan Upacara Peringatan Hari Juang Infanteri ke-77 Tahun 2025, bertempat di Lapangan Makodam XXI/Radin Inten, di Bandarlampung, Jum'at (19/12/2025).

Upacara Peringatan Hari Juang Infanteri ke-77 Tahun 2025, diawali dengan pembacaan riwayat terbentuknya Infanteri pada 19 Desember 1948.

Sejak peristiwa Palagan Ambarawa, nama Tentara Keamanan Rakyat mengalami beberapa kali perubahan nama. Di antaranya sempat berganti nama menjadi Tentara Keselamatan Rakyat pada tanggal 1 Januari 1946.

Salah satu peristiwa pasca kemerdekaan yang menggambarkan keberhasilan infanteri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia adalah saat dikeluarkannya Perintah Kilat Letnan Jenderal Sudirman No. 1 PBD 48 tanggal 19 Desember 1948, dalam menghadapi agresi militer Belanda II.

Sementara dalam amanatnya Panglima Daerah Militer (Pangdam) XXI Radin Inten Mayor Jenderal (Mayjen) Kristomei Sianturi menyampaikan Hari Juang Infanteri, adalah hari ditetapkan sebagai momentum bersejarah keinfantrian yang diangkat dari suatu peristiwa masa perjuangan kemerdekaan yang memiliki nilai historis tinggi, yaitu peristiwa agresi militer Belanda II.

audio-thumbnail
Amanat Pangdam
0:00
/152.160875

"Hari bersejarah ini bagi Korps Infanteri Teknik Tentara sekaligus mengingatkan kita akan perjuangan prajurit infanteri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari agresi militer Belanda II." ujar Mayjend Kristomei.

Pesan moral perjuangan prajurit infanteri dalam peristiwa tersebut, lanjut Pangdam, tercermin dalam tema Hari Juang Infanteri tahun ini, yaitu mengujudkan prajurit dan satuan infanteri yang prima bersama dengan rakyat dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

"Melalui tema ini, Korps Infantri melaksanakan misi strategis TNI-AD yang menekankan pentingnya kualitas dan kesiapan prajurit infanteri, serta bersinergi dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam mendukung tugas pokok TNI-AD.

Pada bagian lain amanatnya, Pandan Kristomei Sianturi juga mengingatkan, Prajurit Korps Infanteri TNI-AD memiliki peran penting dalam perjuangan bersenjata yang dialami Indonesia.

Prajurit Korps Infantri TNI-AD menjadi garda terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mereka bertugas sebagai pasukan tempur garis depan yang melakukan perlawanan terhadap serangan Belanda.

"Pada hari ini, kita sebagai Korps Infantri TNI-AD perlu mengingat kembali perjuangan Korps Infantri yang tidak terlepas dari bantuan dan kekuatan rakyat. Prajurit Infantri bukan hanya bertempur secara militer, tetapi juga sebagai bahan dari strategi pertahanan rakyat semesta" ujar Pangdam lagi. Pangdam juga berpesan prajurit infanteri wajib menjalin hubungan yang harmonis, ramah, dan menunggal dengan rakyat dalam setiap tugas yang diembannya.

"Hubungan dekat ini adalah perwujudan prajurit TNI yang lahir dan untuk rakyat, sehingga kedekatan dan dukungan rakyat menjadi kunci keberhasilan tugas pokok TNI Ketendaraan dalam menjaga kelewatan negara dan keamanan wilayah" pungkasnya (@Ng).

Berita terkait

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Malang-Spektroom : Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas saat memimpin Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, yang digelar di halaman Rektorat kampus, Sabtu (1/5/2026). Apel berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah, mencerminkan semangat kebhinekaan

Buang Supeno
Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP