Panggung Kehormatan Ajang Balap Motor di GOR Satria Purwokerto Ambruk, Puluhan Penonton Terluka
Purwokerto-Spektroom : Panggung kehormatan pada ajang balap motor berskala nasional di GOR Satria Purwokerto ambruk, Minggu, mengakibatkan puluhan orang terluka.
Sedikitnya lebih dari 30 korban ringan dan 10 luka berat dievakuasi menggunakan ambulans menuju sejumlah rumah sakit di Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis.
Pantauan di lokasi, puluhan ambulans berdatangan dan disiagakan di sekitar GOR Satria. Korban dievakuasi ke beberapa rumah sakit, di antaranya RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, RS Orthopaedi, RS Geriatri,, RST Wijaya kusuma serta sejumlah rumah sakit terdekat lainnya.
Berdasarkan informasi sementara, sekitar 10 orang dilaporkan mengalami luka berat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti korban maupun penyebab ambruknya panggung kehormatan tersebut.
Sejumlah saksi mata menyebut insiden terjadi tidak lama setelah acara pembukaan selesai. Saat itu, penonton yang berada di bagian belakang panggung berdesakan dan berpindah ke area tersebut sehingga beban panggung diduga semakin berat.
Puluhan ambulans dikerahkan untuk evakuasi korban ambruknya panggung pada kegiatan speedfest 2026. (Vidio Bian Pamungkas).
Salah seorang saksi mengatakan banyak penonton melompat dan berkumpul di bagian belakang panggung hingga akhirnya konstruksi tidak mampu menahan beban.
"Awalnya ramai di belakang, banyak yang berdesakan dan loncat-loncat. Tiba-tiba panggung langsung roboh dan orang-orang yang berada di atas jatuh ke bawah," ujarnya.
Saksi memperkirakan sekitar 20 hingga 30 orang terjatuh saat panggung ambruk. Menurutnya, beberapa korban mengalami patah tulang dan langsung mendapat pertolongan dari petugas serta relawan yang berada di lokasi.
Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama panitia masih melakukan pendataan terhadap korban dan menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. Area di sekitar panggung juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Sementara itu, puluhan ambulans masih disiagakan di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain yang memerlukan evakuasi. Pihak penyelenggara maupun instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai kronologi maupun kondisi terkini seluruh korban.