Pantau Venue MTQ KORPRI, Pengawas Yakin Ajang di Puruk Cahu Berjalan Lancar

Pantau Venue MTQ KORPRI, Pengawas Yakin Ajang di Puruk Cahu Berjalan Lancar
Ketua Dewan Pengawas dan Penasihat MTQ VIII KORPRI Kalteng, M. Yusi Abdhian bersama Ketua Dewan Hakim Chairudin Halim dan panitia memastikan perlombaan berjalan sesuai aturan dan lancar. (Foto: MMC KTG)

Puruk Cahu-Spektroom: Dewan Pengawas dan Penasehat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 melakukan pemantauan langsung ke sejumlah venue perlombaan di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kamis (25/6/2026).

Monitoring dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, M. Yusi Abdhian bersama Ketua Dewan Hakim Chairudin Halim guna memastikan seluruh rangkaian perlombaan berjalan sesuai aturan dan berlangsung lancar.

Pemantauan diawali di Arena Utama Alun-alun Jorih Jerah yang menjadi lokasi cabang Tartil Al-Qur’an. Rombongan kemudian meninjau sejumlah venue lain, di antaranya Aula Gedung B, Aula Inspektorat, Aula Dinas PUPR, Aula Kantor DAD, hingga Aula RSUD Puruk Cahu.

M. Yusi Abdhian mengatakan secara umum pelaksanaan hari pertama MTQ berjalan baik meski sempat ada penyesuaian teknis di beberapa lokasi perlombaan.

“Secara umum pelaksanaan berjalan lancar. Ada sedikit keterlambatan karena penyesuaian teknis di lapangan, tetapi semuanya dapat diatasi dengan baik,” ujarnya.

Dirinya menilai seluruh unsur yang terlibat, mulai dari dewan hakim, official hingga peserta, mampu menjaga ketertiban dan mendukung kelancaran kegiatan.

Menurutnya, MTQ KORPRI bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah menjaring peserta terbaik yang nantinya dipersiapkan mewakili Kalimantan Tengah pada MTQ KORPRI Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara Ketua Dewan Hakim Chairudin Halim mengaku optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sukses hingga penutupan.

“Alhamdulillah pelaksanaan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kami optimistis kegiatan ini berjalan sukses sampai akhir,” katanya.

Salah satu peserta cabang kaligrafi tengah memoles karyanya. (Foto: MMC KTG)

Dari sisi perlombaan, peserta cabang kaligrafi asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Sarwani mengaku bersyukur kembali mengikuti MTQ KORPRI. Ia menyebut tahun ini menjadi pengalaman ketiganya mengikuti MTQ setelah sebelumnya tampil di cabang dakwah.

“Sekarang saya ikut kaligrafi. Walaupun biasanya banyak anak muda, usia tidak mengurangi semangat untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Sarwani berharap cabang kaligrafi semakin berkembang dan makin banyak diminati peserta di Kalimantan Tengah. (Polin-Rkh/AS)

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс